Postingan

Komnas HAM Sulteng Minta Audit Ketahanan Jalan

Gambar
BARAK, (Sulteng)- Mendapati laporan kerusakan jalan nasional yang menimbulkan banyak kerugian bagi masyarakat, Komnas HAM Perwakilan Sulawesi Tengah (Sulteng) angkat bicara. Hal berdasar dari rasa keprihatinan atas amblesnya ruas jalan Trans Sulawesi dikawasan Watu Awu, Kabupaten Poso. Peristiwa tersebut dilaporkan telah menyebabkan timbulnya korban jiwa dan luka-luka, baik warga sekitar maupun masyarakat pengguna jalan. Livand Breemer, Kepala Perwakilan Komnas HAM Sulteng mengungkap, kejadian itu tidak terbatas pada persoalan teknis infrastruktur, namun menyangkut pemenuhan hak-hak dasar masyarakat mendapatkan layanan infrastruktur yang layak. Ia menjabarkan, dari laporan yang pihaknya terima, kerusakan jalan telah mengancam keselamatan jiwa pengendara, sekaligus mengganggu aktivitas perekonomian masyarakat. Karenanya, ia meminta negara harus hadir memenuhi kewajiban penyediaan layanan infrastruktur bagi publik. Tak hanya itu, ia juga meminta semua pihak terkait memastikan seluruh kor...

PPK 5.2 PJN Wilayah V Jabar Tangani Ruas Abdullah Bin Nuh Kota Bogor

Gambar
BARAK, (Jabar)- Merespon keluhan masyarakat pengendara, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI-Jabar melalui PPK 5.2 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah V Provinsi Jawa Barat (Jabar) memperbaiki kerusakan jalan nasional ruas Jalan Abdullah Bin Nuh di Kota Bogor. Kepastian itu diperoleh Redaksi barak-indo dari PPK 5.2 lewat klarifikasi yang disampaikan via pesan WhatsApp, Sabtu (07/02/2026). Dari visual diperoleh, perbaikan rerata dilakukan dengan metode patching disejumlah lokasi krusial sepanjang ruas Abdullah Bin Nuh. Di antara titik-titik yang diperbaiki antara lain pada STA 0+825 (L2), STA 0+850 (L2), STA 0+800, dan STA 0+810. Selain itu, penanganan berupa patching juga dilaksanakan pada beberapa lokasi lain yang dipandang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat pengguna jalan.* (Barak)

Jalan Nasional di Kota Bogor Rusak Parah

Gambar
BARAK, (Jabar)- Dalam beberapa waktu belakangan ini, kerusakan jalan nasional di Kota Bogor semakin mengkhawatirkan. Masyarakat dan para pengendara pun mengeluh, khawatir menjadi korban jalan rusak. Sejumlah ruas jalan nasional yang mengalami kerusakan tersebut, terdiri atas Jalan KS Tubun, Jalan Soleh Iskandar dan Jalan Abdullah Bin Nuh. Di tiga ruas itu, kerusakan bervariasi, mulai dari permukaan jalan rompal, bergelombang hingga lubang menganga berbagai ukuran yang tersebar disejumlah titik. Para pengendara pun harus ekstra hati-hati setiap kali melintas pada lokasi jalan yang rusak. Kabid Pemeliharaan Jalan pada Dinas PUPR Kota Bogor, Agus Sobari mengungkapkan, jalan yang rusak di Kota Bogor merupakan jalan nasional yang menjadi kewenangan PPK 5.2 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah V Provinsi Jawa Barat (Jabar). Agus mengaku sudah melaporkan kondisi jalan rusak kepada pihak terkait (Satker PJN Wilayah V Jabar- red). "Kami sudah berkoordinasi dan berupaya sege...

BBPJN Sulsel Tangani Ruas Makassar-Maros-Pangkep & Maros-Bone

Gambar
BARAK, (Sulsel)- Tak ingin ada jalan nasional yang mengalami kerusakan hingga membahayakan keselamatan masyarakat pengendara, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan (Sulsel) langsung mengambil sikap memperbaiki kerusakan yang bermunculan seiring musim penghujan. Dalam beberapa hari terakhir ini, PPK 3.1 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah III Sulsel yang terlihat mulai memperbaiki kerusakan pada ruas jalan nasional Batas Kota Makassar-Maros-Batas Kabupaten Pangkep. Tak hanya itu, perbaikan juga dilaksanakan pada titik-titik krusial ruas jalan nasional dari Maros hingga Batas Kabupaten Bone. Perbaikan dengan metode patching tersebut, diutamakan pada lokasi-lokasi yang mengalami kerusakan krusial dan berpotensi mengganggu fungsi jalan. Selain untuk menjaga dan meningkatkan kualitas layanan jalan, kegiatan preservasi tersebut bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan.* (Barak)

Komitmen BPJN Banten Bangun Infrastruktur Berkelanjutan

Gambar
BARAK, (Banten)- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten dan jajaran terus menunjukkan komitmennya dalam membangun infrastruktur yang berkelanjutan di Provinsi Banten. Hal itu setidaknya tergambar dari kegiatan PPK 1.1 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Banten melanjutkan pekerjaan peningkatan jalan Lingkar Selatan Cilegon. Pekerjaan tersebut merupakan lanjutan dari pekerjaan sebelumnya, dan masuk dalam program Inpres Jalan Daerah (IJD) Tahap 3 Tahun Anggaran 2025-2026. Kali ini, pekerjaan yang dilaksanakan, yakni berupa galian perkerasan beton (eksisting) sepanjang 565 meter dengan waktu pelaksanaan selama 210 hari kalender. Galian perkerasan beton dan perkerasan berbutir tersebut dilaksanakan pada perkerasan beton yang mengalami kerusakan berat sesuai usulan Walikota Cilegon pada STA 3+000 sepanjang 105 meter, dan STA 05+000 hingga STA 6+500 sepanjang 455 meter. Pekerjaan dipastikan akan rampung sebelum momen libur lebaran 2026, agar masyarakat yang melakuk...

BBPJN Sumsel Tangani Ruas Musi Banyuasin-Musi Rawas

Gambar
BARAK, (Sumsel)- Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan (Sumsel) merespon positif kritik warga soal rusaknya jalan nasional Musi Banyuasin-Musi Rawas. Respon itu diwujudkan dalam bentuk perbaikan secara bertahap, terutama pada lokasi-lokasi yang mengalami kerusakan cukup parah. PPK 1.4 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Sumsel selaku penyelenggara ruas, memastikan sejak 13 Januari 2026 lalu, penanganan secara bertahap mulai dilaksanakan disejumlah titik krusial. "Titik awal penanganan dimulai dari lokasi krusial di Desa Petunang, Kecamatan Tuah Negeri, Musi Rawas yang kerusakannya memang cukup parah dengan kondisi air menggenang pada sebagian besar badan jalan." Demikian diungkapkan Kepala Satker PJN Wilayah I Sumsel melalui PPK 1.4 Fathur Rahman, kemarin. Ia menjelaskan, pelaksanaan perbaikan saat ini berjalan paralel dengan persiapan non fisik seperti survey lapangan, mobilisasi peralatan dan personil, hingga pengangkutan materia...

BPJN Kalbar Komitmen Membangun Jalan Yang Andal & Berkelanjutan

Gambar
BARAK, (Kalbar)- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat (Kalbar) terus menunjukkan komitmen membangun infrastruktur jalan dan jembatan yang andal, berdaya saing dan berkelanjutan. Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi capaian kinerja Tahun Anggaran 2025 dan monitoring pelaksanaan TA 2026 beberapa hari lalu. Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BPJN Kalbar, Chandra S.P didampingi Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan, Kepala Seksi Preservasi, Kepala Seksi Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur, dan Kepala Bagian Umum dan Tata Usaha. Kegiatan itu juga dihadiri oleh seluruh Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dibawah BPJN Kalbar. Sebagai narasumber, BPJN Kalbar menghadirkan Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Kalbar, Harry Setyawan. Dalam rapat tersebut, masing-masing Kepala Satker dan PPK menyampaikan paparan terkait progres pengadaan barang/jasa, kesiapan pelaksanaan paket p...