Komnas HAM Sulteng Minta Audit Ketahanan Jalan
BARAK, (Sulteng)- Mendapati laporan kerusakan jalan nasional yang menimbulkan banyak kerugian bagi masyarakat, Komnas HAM Perwakilan Sulawesi Tengah (Sulteng) angkat bicara.
Hal berdasar dari rasa keprihatinan atas amblesnya ruas jalan Trans Sulawesi dikawasan Watu Awu, Kabupaten Poso.
Peristiwa tersebut dilaporkan telah menyebabkan timbulnya korban jiwa dan luka-luka, baik warga sekitar maupun masyarakat pengguna jalan.
Livand Breemer, Kepala Perwakilan Komnas HAM Sulteng mengungkap, kejadian itu tidak terbatas pada persoalan teknis infrastruktur, namun menyangkut pemenuhan hak-hak dasar masyarakat mendapatkan layanan infrastruktur yang layak.
Ia menjabarkan, dari laporan yang pihaknya terima, kerusakan jalan telah mengancam keselamatan jiwa pengendara, sekaligus mengganggu aktivitas perekonomian masyarakat. Karenanya, ia meminta negara harus hadir memenuhi kewajiban penyediaan layanan infrastruktur bagi publik.
Tak hanya itu, ia juga meminta semua pihak terkait memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis yang maksimal, termasuk santunan bagi keluarga terdampak.
Begitu pula Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan Dinas PUPR diminta segera melakukan perbaikan darurat untuk mencegah longsor susulan yang berpotensi menambah korban.
Selain itu, Komnas HAM Sulteng mendorong dilakukannya audit menyeluruh terhadap ketahanan konstruksi jalan pada titik-titik rawan longsor, agar kejadian serupa tidak berulang.
Pemasangan rambu-rambu peringatan juga turut menjadi perhatian Komnas HAM, atau jika diperlukan untuk dibuatkan jalur alternatif untuk menjamin keselamatan masyarakat pengguna jalan.
"Negara harus hadir, dan tidak boleh abai dengan keselamatan warga," ujar Livand layaknya dilansir rri, Minggu (08/02/2026).* (Barak)

Komentar
Posting Komentar