BPJN Pabar Memang Mantap, Buka Jalan Baru di Manokwari


BARAK, (Papua Barat)- Salah satu langkah inovatif yang patut diapresiasi dari jajaran Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) Kementerian PUPR, yakni mampu melihat kebutuhan super prioritas dari masyarakat di daerah, terutama pada kawasan yang masih sangat membutuhkan infrastruktur jalan dan jembatan bagi pembangunan perekonomian daerahnya.

Seperti halnya yang dilakukan Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah Manokwari pada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Papua Barat (Pabar).

Pengajuan Pemkab Manokwari untuk pembukaan jalan baru yang menghubungkan Pami-Marina-Kalibambu sepanjang 5,8 Km, langsung disambut positif lewat program TA 2023 lalu.


Pekerjaan itu pun langsung dilaksanakan sejak 18 Agustus hingga 31 Desember 2023 oleh PT Alam Cendrawasih Jaya.

Jalan senilai Rp 19 miliar itu dibangun selebar 6 meter dengan ruang milik jalan 11 meter.

"Jalan baru ini, meskipun belum sampai teraspal, tapi sudah terlihat membawa dampak positif bagi masyarakat setempat," ungkap Kepala Satker PJN Wilayah Manokwari, Maulana, kepada barak-indo, Kamis (05/09/2014).

Ia juga menjelaskan, jalan baru ini dibuka, selain untuk kebutuhan masyarakat sekitar, sekaligus untuk membuka akses menuju akses wisata yang eksotis.


Jalan baru ini, lanjutnya, menghubungkan Kp Pami dengan Kp Inggramui, sekaligus mempersingkat jarak tempuh dari Amban menuju Bandara.

Sementara Pemkab Manokwari sendiri berharap, dengan terbukanya jalan baru diharapkan bisa mendongkrak pengembangan kawasan, mengingat jalan dalam kota tidak lagi mampu menampung arus lalu lintas karena tingginya aktivitas masyarakat perkotaan.

"Jalan baru ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi bagi masyarakat. Selain mempersingkat waktu tempuh antara Distrik Manokwari Barat dengan Utara, nilai ekonominya juga bisa dirasakan oleh masyarakat petani dan peternak," beber Bupati Manokwari, Hermus Indou.

Hermus meyakinkan, bahwa pembangunan jalan baru tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kapasitas jalan dan jembatan di Manokwari sebagai Ibu Kota Provinsi Papua Barat.


Warga pun menyambut antusias, bahkan memberikan apresiasi kepada jajaran BPJN Pabar, karena telah mewujudkan pembangunan infrastruktur yang selama di idam-idamkan oleh masyarakat.

Absalom Bisai, salah seorang warga yang perkampungannya dilintasi jalan baru tersebut mengungkapkan rasa syukurnya.

"Dahulu kami menganggap pembangunan jalan ini tidak mungkin terjadi, karena medannya yang ekstrem. Tapi sekarang jadi kenyataan. Kami sangat bersyukur," ucapnya.

Layaknya dilansir infopagi, Rabu (04/09/2024), Absalom berharap, program pembangunan jalan itu segera dilanjutkan dengan pengaspalan.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Menteri PU Diminta Berani Batalkan SK Mutasi Istimewa

PPK 1.1 Jabar Tutup Lubang Pakai TCM