BPJN Riau Genjot Penanganan Ruas Riau-Sumbar


BARAK, (Riau)- Nampaknya Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau dan jajaran hendak membuat jalan dan jembatan nasional yang menjadi kewenangannya berada dalam kondisi kemantapan maksimal di penghujung TA 2024 nanti.

Hal itu setidaknya tergambar dari upaya maksimal yang tengah dilakukan Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Riau dalam menangani semua kerusakan pada ruas jalan nasional Riau-Sumbar.

"Ada beberapa titik yang menjadi fokus kami pada ruas Riau-Sumbar, seperti di Km 109, tak jauh dari perbatasan Provinsi Riau dengan Sumatera Barat (Sumbar)."

Demikian diungkapkan Kepala Satker PJN Wilayah I Riau, Mainila Yanti, yang memastikan seluruh ruas yang menjadi kewenangannya diupayakan ditangani dengan maksimal jelang akhir tahun 2024 ini.

Ia menjelaskan, pihaknya memberikan perhatian khusus pada ruas disekitaran Km 109 lantaran struktur jalan yang berada pada wilayah patahan dan juga rawan longsor.

Selain di Km 109, pihaknya juga memfokuskan penanganan bekas longsoran disekitaran Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar yang sebelumnya saat ini masih terus ditangani.

"Perbaikan longsoran di Tanjung Alai terus dilakukan. Untuk sementara, trase dari arah Riau digeser kesebelah kiri sekitar 22 meter sepanjang 180 meter," jelasnya dilansir riaupos, Minggu (27/10/2024) kemarin.

Tak hanya itu, disejumlah lokasi lain juga terus dilakukan pekerjaan pemeliharaan untuk menjaga kondisi jalan tetap layak, aman dan nyaman untuk dilintasi, seperti halnya disekitaran exit tol Pekanbaru-Bangkinang.

"Pemeliharaan tetap kami lakukan sepanjang tahun untuk menjaga kondisi jalan tetap mantap," ujarnya.

Hal lain yang menjadi fokus selama proses pekerjaan berlangsung, tambahnya, yakni penempatan personil untuk membantu mengatur arus lalu lintas disetiap lokasi kerja.

"Kami pastikan semua proses pekerjaan berjalan normal, dengan harapan jalan yang kami tangani berada dalam kondisi maksimal jelang akhir tahun 2024 nanti. Semua yang kami lakukan untuk memberikan layanan infrastruktur terbaik bagi masyarakat pengendara," tandasnya.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Menteri PU Diminta Berani Batalkan SK Mutasi Istimewa

PPK 1.1 Jabar Tutup Lubang Pakai TCM