Jalan Nasional di Kalsel Ditanami Pisang
BARAK, (Kalsel)- Lantaran sangat berbahaya bagi para pengendara, lubang di jalan nasional sekitaran Desa Purut, Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akhirnya diberi tanda dengan tanaman pohon pisang.
Meskipun tanda yang dibuat tidak lazim, namun tanda itu dipandang cukup efektif mengantisipasi terjadinya kecelakaan akibat jalan rusak sebelum PPK/Satker terkait dibawah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalsel turun lapangan.
Menurut pengakuan warga sekitar, kerusakan jalan di lokasi tersebut sudah sering membuat pengendara celaka. Sebab itulah warga berinisiatif memasang tanda dengan menanam pohon pisang.
"Tidak terhitung berapa banyak yang sudah terjatuh. Tapi dua perempuan berboncengan dari Kelurahan Kupang saja yang sempat saya tolong," ujar Purnamasari, warga Desa Purit, Kec Bungur dilansir motorplus-online, Jum'at (25/10/2024) kemarin.
Kecelakaan, lanjutnya, lebih banyak terjadi saat malam hari, terlebih saat hujan lubangnya tidak terlihat lantaran tergenang air.
"Kami berharap lubang itu segera diperbaiki agar tidak ada lagi korban lainnya," harapnya.
Ia mewanti, jangan sampai pihak terkait menunggu korban jatuh lagi baru bersikap.
"Dua korban perempuan yang jatuh itu niatnya mau berangkat kuliah ke Banjarmasin," sesalnya.
Senada diungkapkan warga lainnya. Sebelumnya masyarakat secara swadaya sempat menutup lubang tersebut dengan campuran semen dan pasir.
"Tapi gak bisa bertahan lama. Makanya warga inisiatif tutup pakai pohon pisang," katanya.
Sementara Kadis PUPR Tapin, Rizkan Noor mengungkapkan, jalan tersebut menjadi kewenangan dari BPJN Kalsel.
"Kami sudah menyurati, termasuk aspal yang berlubang di bundaran Bungur," singkatnya.
Hingga berita ini tayang, redaksi barak-indo masih berupaya meminta tanggapan dari PPK/Satker terkait.* (Barak)

Komentar
Posting Komentar