Jalan Nasional Tergenang Banjir di Aceh Selatan Sudah Bisa Dilewati


BARAK, (Aceh)- Meskipun baru terbatas pada kendaraan berukuran besar, namun jalan nasional yang sempat terendam banjir disekitaran Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan sudah mulai bisa dilewati.

Antrian panjang yang biasa terlihat sejak Senin (14/10/2024) kemarin, kini tak terlihat lagi.

Informasi itu barak-indo peroleh dari Kasatker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Aceh, Akbar, Selasa (15/10/2024) sore.

Ia menjelaskan, sebelumnya, pihaknya sudah mengupayakan jalan alternatif, namun sama saja tidak bisa dilewati setelah terendam banjir lebih parah.

"Upaya lanjutan dari kami, yakni dengan mengusulkan program peninggian badan jalan pada TA 2025 nanti. Tapi itupun tetap harus berkoordinasi dengan pihak BWS dan Dinas Pengairan serta pihak Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima barak-indo kemarin.


Koordinasi itu, lanjutnya, sangat diperlukan, agar sama-sama perduli, karena banjir yang terjadi sekarang lebih karena adanya perambahan hutan untuk dijadikan perkebunan sawit.

"Nantinya juga program kami harus sinkron dengan normalisasi sungai," ungkapnya.

Sebelumnya, Kornas Barak, Danil's, meminta para pihak terkait memikirkan cara yang tepat untuk mengatasi persoalan yang ada, seperti peninggian badan jalan atau semacam pembuatan jembatan sederhana.

Hal itu disampaikan Danil's, lantaran lumpuhnya perekonomian lokal akibat banjir yang menggenangi jalan sekitar 200-an meter.

Diketahui, banjir yang melanda Aceh Selatan dalam beberapa hari terakhir tidak hanya merendam badan jalan nasional saja, namun paling parah merendam Desa Cot Bayu dengan ketinggian air mencapai 4 meter. Akibatnya, warga pun dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Menteri PU Diminta Berani Batalkan SK Mutasi Istimewa

PPK 1.1 Jabar Tutup Lubang Pakai TCM