Kemantapan Jalan Nasional di NTT Makin Meningkat


BARAK, (NTT)- Upaya Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam meningkatkan kualitas pelayanan infrastruktur jalan dan jembatan nasional di NTT, kini semakin terlihat nyata.

Hal itu setidaknya terlihat dari capaian progres fisik pekerjaan 127 paket senilai Rp 1,247 triliun yang ditangani sepanjang TA 2024 ini.

Capaian itu pun membuat BPJN NTT berani menargetkan peningkatan kemantapan jalan nasional pada akhir 2024 nanti menjadi 96,06 persen, dari yang saat ini masih berada pada angka 94,97 persen.

Kepala BPJN NTT, Agustinus Junianto mengungkapkan, hingga pertengahan Oktober 2024 ini, progres fisik seluruh paket yang pihaknya tangani sudah mencapai 79,6 persen dengan progres keuangan sebesar 69,39 PP persen.

"Capaian ini menempatkan BPJN NTT pada posisi ke-8 secara nasional dalam capaian progres fisik pekerjaan seluruh paket yang ditangani," ujarnya.

Di ketahui, BPJN NTT membawahi enam Satker sebagai garda terdepan dalam penyelenggaraan jalan dan jembatan nasional di Provinsi NTT.

Satker-Satker itu terdiri atas Satker P2JN yang khusus menangani soal perencanaan dan pengawasan, Satker PJN Wilayah I sebagai penanggungjawab ruas di wilayah Oesapa hingga Batas Kota Soe dan Pulau Sumba, Satker PJN Wilayah II sebagai penyelenggara ruas di Kab TTS, TTU, Belu, Alor hingga jalan Sabuk Merah, Satker PJN Wilayah III ditugaskan sebagai penyelenggara ruas di Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur sampai Kab Ngada, dan Satker PJN Wilayah IV yang bertugas sebagai penyelenggara ruas di Ende, Sikka, Flores Timur, dan Lembata.

Sementara satu Satker lainnya, yakni Satker Tugas Pembantuan (SKPD) yang berada dibawah Dinas PUPR Provinsi NTT ditugaskan sebagai penyelenggara ruas didalam Kota Kupang.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Menteri PU Diminta Berani Batalkan SK Mutasi Istimewa

PPK 1.1 Jabar Tutup Lubang Pakai TCM