Pembangunan Flyover Canguk Dikebut


BARAK, (Jateng)- Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) lewat jajarannya di Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah (Jateng) & DIY terus mengebut pembangunan flyover Canguk di Magelang.

Diketahui, hingga saat ini masyarakat masih sangat menantikan flyover Canguk untuk menghindari kemacetan akibat pertemuan arus lalu lintas dari arah Semarang, Yogyakarta, Kota Magelang dan Salatiga.

Selain mengurangi kemacetan, kehadiran flyover Canguk juga nantinya diharapkan menjadi infrastruktur pendukung bagi destinasi pariwisata super prioritas Borobudur, Yogyakarta, Prambanan hingga Kopeng.

Dirjen Bina Marga, Rachman Arief Dienaputra menuturkan, percepatan pembangunan flyover Canguk diharapkan dapat memperlancar konektivitas yang berujung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat secara luas.

"Ini menjadi alternatif bagi warga untuk meningkatkan produktivitas perekonomiannya," ujarnya.

Diketahui, selama ini, pertemuan arus lalu lintas dari berbagai arah, seperti dari Jl Soekarno Hatta dan Jl Urip Sumoharjo dengan Jl Magelang-Salatiga serta Jl Telaga Warna, menjadikan lokasi tempat dibangunnya flyover Canguk kerap mengalami kemacetan parah.

Flyover Canguk sendiri dibangun sepanjang 781,2 meter oleh PT Yasa Patria Perkasa dengan skema MYC 2023-2024 senilai Rp 99,6 miliar.

Terhitung hingga akhir Oktober ini progres fisiknya sudah mencapai 86,5 persen, dan ditargetkan tuntas pada akhir 2024.

Flyover Canguk juga di design untuk menambah kapasitas jalan dari dua menjadi empat lajur, dengan tambahan underpass sepanjang 16 meter untuk lajur arah Salatiga dan jalan pendekat sepanjang 765,29 meter.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Menteri PU Diminta Berani Batalkan SK Mutasi Istimewa

PPK 1.1 Jabar Tutup Lubang Pakai TCM