Progres Hampir 80 Persen, Duplikasi Jembatan Liliba Bisa Rampung Lebih Awal


BARAK, (NTT)- Capaian progres fisik pembangunan duplikasi Jembatan Liliba menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan. Hal itu terlihat dari hasil pekerjaan yang saat ini sudah hampir mencapai 80 persen, dari target penyelesaian pada November 2024 ini.

Duplikasi Jembatan Liliba sendiri dipandang dapat mengurai kemacetan yang selama ini menghantui masyarakat Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Pembangunan ini akan memperlancar konektivitas dan aksesibilitas lalu lintas, selain memberikan alternatif bagi warga untuk meningkatkan perekonomian," ujar Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.

Sementara Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT, Agustinus Junianto mengungkapkan, pembangunan duplikasi Jembatan Liliba masuk dalam program Inpres Jalan Daerah (IJD) dengan skema MYC TA 2023-2024.

"Pekerjaannya sendiri dilaksanakan sejak September 2023 lalu dengan target penyelesaian pada November 2024 nanti. Saat ini progres fisiknya sudah hampir 80 persen," katanya.

Dijelaskan pula, posisi jembatan Liliba yang berada pada jalur padat kendaraan di Jl Piet A. Tallo, membuat pembangunan jembatan ini menjadi sangat penting bagi kelancaran arus lalu lintas di Kota Kupang.

Layaknya dilansir beritakota, Jum'at (04/11/2024) kemarin, Duplikasi Jembatan Liliba sendiri dibangun sepanjang 140 meter dengan lebar 9,13 meter menggunakan rangka baja dan plat beton bertulang dengan pondasi bore pile beton bertulang diameter 80 Cm.

Jembatan ini memiliki dua pilar masing-masing setinggi 37 meter dan 23 meter.

"Selain itu, disekitar area jembatan akan dibangun taman yang kelak menjadi ikon wisata baru di Kota Kupang," tandasnya.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Menteri PU Diminta Berani Batalkan SK Mutasi Istimewa

PPK 1.1 Jabar Tutup Lubang Pakai TCM