Tim PKM Universitas Faletehan Gelar Pelatihan Manajemen & K3 Bagi Pande Besi Tradisional


BARAK, (Banten)- Universitas Faletehan terus memberikan sumbangsih nyata ditengah-tengah masyarakat yang sangat membutuhkan edukasi, terutama soal manajemen usaha dan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3).

Terbaru, Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas yang beralamat di Jl Raya Cilegon, Km.06, Pelamunan, Kec Kramatwatu, Kab Serang, Banten itu menggelar pelatihan bagi kelompok Usaha Kecil Menengah (UKM) Pande Besi di Desa Tejamari, Kec Baros, Serang.

Tim PKM Universitas Faletehan sengaja menyasar kelompok UKM Pande Besi tradisional, agar para anggotanya dapat mengembangkan usahanya sesuai perkembangan jaman, termasuk soal penerapan K3 dalam menjalankan kegiatan usahanya.

Tim PKM Universitas Faletehan pun menggunakan kesempatan itu sebaik mungkin dengan memberikan materi-materi sederhana yang mudah dipahami oleh kelompok UKM yang rerata sudah berumur.

Enji Azizi, SE.,MM dalam materinya menyampaikan, kelompok UKM Pande Besi harus bisa memahami dan menerapkan manajemen dalam menjalankan kegiatan usahanya.

"Dengan manajemen yang baik, maka usaha yang dijalankan bisa mencapai tujuan yang diharapkan," ujarnya, Minggu (21/10/2024) kemarin.

Sementara Mira Nurhikmat, SE.,MM yang menjadi pemateri soal pemasaran mengungkapkan, mau tidak mau anggota kelompok UKM Pande Besi harus mengikuti perkembangan jaman dengan memanfaatkan pemasaran secara online (E-commerce).

"Meskipun kebanyakan anggota kelompok sudah berusia tua, namun pemasaran secara online-nya bisa dibantu oleh anak ataupun cucu yang memiliki HP android," ungkapnya.

Pemasaran secara online, lanjutnya, bisa meningkatkan penjualan produk yang kelak berdampak pada meningkatnya perekonomian para anggota kelompok UKM Pande Besi itu sendiri.

Begitu pula terkait penerapan K3. Ayu Puspa Wirani, ST.,MT sebagai pemateri menekankan tentang pentingnya K3 dalam kegiatan usaha Pande Besi yang masih tradisional.

"Pande Besi belum menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Ini sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan para Pande Besi itu sendiri. Percikan api yang panas dan debu saja, dapat mengganggu kesehatan. Disinilah pentingnya K3 diterapkan," tegasnya.

Usai prosesi acara selesai, Tim PKM pun memberikan bantuan bagi anggota kelompok UKM Pande Besi di Desa Tejamari berupa baju wearpack, helm pengelas, sepatu boots dan sarung tangan, agar para pelaku usaha terhindar dari bahaya dalam proses pembuatan golok, pisau, arit, cangkul dan alat-alat pertanian lainnya.

Acara itu pun mendapat sambutan positif dari masyarakat dan Pemerintah Desa serta kelompok UKM Pande Besi di Desa Tejamari.

Baik Ketua RT maupun Ketua Kelompok UKM Pande Besi, sama-sama berharap kegiatan yang digelar Tim PKM Universitas Faletehan tersebut dapat membawa nilai manfaat lebih bagi masyarakat luas, khususnya Kelompok UKM Pande Besi di Desa Tejamari dalam pengembangan usahanya dimasa yang akan datang.

"Terima kasih kepada Tim PKM Universitas Faletehan yang sudah menggelar acara sebagai bentuk pengabdian secara langsung kepada masyarakat. Kami berharap, acara ini dapat meningkatkan produktivitas dan perekonomian masyarakat kami," tandasnya.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Menteri PU Diminta Berani Batalkan SK Mutasi Istimewa

PPK 1.1 Jabar Tutup Lubang Pakai TCM