Giliran Kaltim, Indonesia Darurat Odol


BARAK, (Kaltim)- Tak hanya di Pulau Sumatera, di Pulau Kalimantan pun kendaraan Over Dimension Over Load (Odol) pengangkut Batu Bara memiliki andil paling besar dalam perusakan jalan-jalan nasional yang menjadi kewenangan Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Terbaru, Komisi III DPRD Paser harus berkunjung ke Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur (Kaltim) untuk membahas betapa besar dampak kerusakan yang ditimbulkan kendaraan Odol angkutan Batu Bara.

Komisi III pun tak mau menyia-nyiakan kesempatan dengan memboyong tim lengkap, untuk membahas persoalan serius yang selama ini terjadi di Kab Paser.

Ketua Komisi III DPRD Paser, Abdul Azis mengatakan, angkutan Odol pengangkut Batu Bara telah membuat jalan nasional dari Kecamatan Kuaro hingga Muara Komam. Jalan tersebut mengalami kerusakan sedang hingga berat akibat dilintasi angkutan Batu Bara dari kawasan Tanjung, Kalimantan Selatan (Kalsel).

"Jalan rusak akibat tidak mampu menahan beban kendaraan pengangkut Batu Bara. Hal ini jelas merugikan masyarakat pengendara lainnya," ujar Abdul Azis usai berdiskusi dengan BBPJN Kaltim, beberapa waktu lalu.

Tidak hanya sekedar mengganggu kenyamanan dan keselamatan masyarakat pengendara lainnya, ia juga mengungkapkan, jika kerusakan jalan diwilayahnya telah menyebabkan korban jiwa masyarakat pengendara.

Karenanya, Komisi III DPRD Paser pun meminta BBPJN Kaltim segera menangani kerusakan yang ada, agar tak menimbulkan malapetaka bagi masyarakat luas.

Menanggapi persoalan tersebut, baik Kabid KPU BBPJN Kaltim Yusrizal maupun Kabid Preservasi BBPJN Kaltim Madia Gunawan menjelaskan, jika pihaknya sudah berkomunikasi dengan dengan PT Mantimin Coal Mining (MCM) terkait kerusakan jalan akibat aktivitas perusahaan pertambangan tersebut.

"PT MCM mengkonfirmasi, jika pihaknya akan segera memperbaiki semua kerusakan yang ada, dengan meminta perjanjian kerja sama perbaikan," ungkapnya.

Layaknya dilansir balikpapanpos, BBPJN sendiri pun langsung menginventarisir kondisi jalan, agar bisa segera ditangani.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Menteri PU Diminta Berani Batalkan SK Mutasi Istimewa

PPK 1.1 Jabar Tutup Lubang Pakai TCM