Jalan Sabuk Merah Nan Eksotis


BARAK, (NTT)- Salah satu keberhasilan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam menyediakan layanan infrastruktur yang layak, aman dan nyaman bagi masyarakat, adalah jalan perbatasan Indonesia-Timor Leste.

Jalan yang dikenal dengan nama ruas Sabuk Merah tersebut, kini nampak eksotis dengan pemandangan yang memanjakan mata.

Dikelilingi oleh kawasan perbukitan dan sabana, menjadikan ruas Sabuk Merah kian elok. Terlebih dengan konturnya yang sedikit berkelok, membuat pengendara bisa merasakan sensasi berbeda saat melintasinya.

Tak hanya menjadi penghubung antar negara, jalan yang membentang sepanjang 297 Km itu juga telah membuka keterisolasian banyak wilayah di Provinsi NTT, salah satunya Kecamatan Lamaknen Selatan yang dahulu pernah dianggap sebagai daerah buangan.

Ruas Sabuk Merah sendiri menjadi penghubung dua Pos Lantas Batas Negara (PLBN), yakni di Kabupaten Belu dan Malaka.

Nama Sabuk Merah, diambil dari kegiatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang menandai kawasan perbatasan Indonesia dengan Timor Leste menggunakan pita merah saat Timor Timur (sekarang Timor Leste) memilih memisahkan diri dari Indonesia.

Jadi tidaklah salah jika banyak pihak yang menganggap Ruas Sabuk Merah tidak hanya sebatas sebagai infrastruktur pendorong perekonomian Daerah dikawasan perbatasan, namun berfungsi pula sebagai infrastruktur pertahanan terdepan untuk menjaga kedaulatan bangsa dan negara.

Jalan Sabuk Merah telah membawa dampak ekonomi yang sangat besar bagi masyarakat lokal. Selain memangkas waktu tempuh, baik bagi angkutan orang, barang dan jasa, jalan utama itu juga membuka lebar peluang tumbuh kembangnya kawasan perekonomian baru.

Pembangunan jalan Sabuk Merah dibagi menjadi dua bagian, yakni pada Sektor Timur sepanjang 180 Km, dan Sektor Barat 117 Km, dimana dua ruas pada Sektor Barat masih dalam tahap konstruksi, yakni ruas Oenak-Saenan 18 Km dan Saenam-Haumeniana sepanjang 13 Km.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Menteri PU Diminta Berani Batalkan SK Mutasi Istimewa

PPK 1.1 Jabar Tutup Lubang Pakai TCM