Jelang Nataru, Jalan Nasional di Mempawah Ditanami Pisang


BARAK, (Kalbar)- Ironi, musim mudik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) hanya tingga terhitung hari, namun masih ada saja jalan nasional yang mengalami kerusakan, bahkan ditanami pohon pisang.

Hal itu terlihat pada ruas jalan nasional disekitaran Desa Sungai Dungun, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

Lantaran khawatir kerusakan tersebut memakan korban pengendara yang melintas, terutama saat malam hari, warga menanam pohon pisang pada bagian jalan yang rusak.

Selain sebagai penanda bagi masyarakat luas, penanaman pohon pisang itu juga sebagai bentuk protes atas kelambanan penyelenggara jalan (Satker/PPK) terkait dalam memperbaiki kerusakan yang ada.

"Pohon pisang itu kemungkinan ditanam warga tadi pagi. Ini bentuk protes atas kondisi jalan yang rusak dan tak kunjung diperbaiki," ujar Julianto, salah seorang warga Sungai Kunyit.

Menurutnya, aksi warga itu dinilai wajar, lantaran kerusakan dilokasi tersebut sudah sering membuat pengendara celaka.

"Kerusakan itu sudah sering membuat pengendara celaka karena menabrak lubang," ungkapnya dilansir mempawahnews, Jum'at (20/12/2024) kemarin.

Ia pun berharap kerusakan itu segera diperbaiki oleh Satker/PPK terkait, agar tidak ada lagi pengendara yang celaka hanya karena kelalaian penyelenggara jalan.

"Jangan terlalu lama dibiarkan sehingga mengancam keselamatan masyarakat pengendara," tandasnya.

Hingga berita ini tayang, redaksi barak-indo masih terus berupaya mendapatkan klarifikasi dari Satker/PPK terkait.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Menteri PU Diminta Berani Batalkan SK Mutasi Istimewa

PPK 1.1 Jabar Tutup Lubang Pakai TCM