Hadang Angkutan Sawit, Warga Tanam Sawit Ditengah Jalan


BARAK, (Kubar)- Gerah dengan aktivitas kendaraan angkutan Crude Palm Oil (CPO) yang merusak jalan umum, warga Sekolaq Darat, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) memblokir jalan dengan menanam pohon sawit ditengah badan jalan.

Menurut warga, setidaknya ada tiga perusahaan sawit yang mengangkut hasil produksinya berupa CPO lewat jalan umum, terdiri atas PT Panggiono Group, Kruing Lestari Jaya, dan PT Ketapang Agro Lestari.

Akibatnya, jalan yang menjadi urat nadi jalur perekonomian warga pun jadi hancur.

Tak ingin kendaraan perusahaan-perusahaan sawit perusak fasilitas umum itu bebas berkeliaran, warga pun memblokir jalan dengan menanam pohon sawit di dua titik untuk menghalau kendaraan CPO, dan hanya kendaraan umum yang diperbolehkan melintas.

Aksi yang dilakukan warga pada Senin (20/01/2025) itupun mendapatkan dukungan dari masyarakat pengendara yang sejatinya sudah lama memendam keresahan akibat aktivitas kendaraan CPO.

Dalam aksinya, warga menuntut perusahaan sawit bertanggungjawab memperbaiki kerusakan jalan.

"Ini bentuk protes kami atas kerusakan jalan akibat perusahaan sawit," ujar Junaidi, salah seorang warga setempat.

"Kami tidak minta apa-apa, selain menuntut perusahaan sawit memperbaiki jalan yang sudah dirusaknya," tambahnya.

Perilaku "liar" oknum supir angkutan CPO yang melaju ugal-ugalan dijalan umum pun menjadi sorotan warga, lantaran bisa membahayakan masyarakat pengguna jalan lainnya.

Mereka sering ngebut. Kalau berpapasan dengan kendaraan CPO, kami yang pakai kendaraan roda dua bisa basah terciprat air yang menggenangi jalan berlubang. Perusahaan tidak ada tanggungjawabnya terhadap jalan umum yang sudah dirusak," katanya lagi.

Kerusakan jalan akibat angkutan CPO, lanjutnya, tidak hanya sebatas dikawasan Sekolaq Darat, tapi termasuk di Sekolaq Mulia, Mentiwan hingga Kecamatan Melak.

Jika perusahaan sawit tidak menunjukkan itikad baik memperbaiki semua kerusakan yang ditimbulkannya, warga mengancam akan memblokir total jalan bagi angkutan CPO maupun sawit.

"Kami masih menunggu itikad baik dari perusahaan. Kalau tidak, maka kami akan tutup total jalan untuk semua angkutan sawit," tandasnya.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Menteri PU Diminta Berani Batalkan SK Mutasi Istimewa

PPK 1.1 Jabar Tutup Lubang Pakai TCM