Barak Minta Menko AHY Desak Menkeu Buka Blokir Anggaran Persiapan Jalur Mudik
BARAK, (Jakarta)- Rabu (05/02/2025), Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengecek kembali kondisi jalan utama menjelang musim mudik Lebaran 2025 berlangsung.
Pengecekan, katanya, mulai dari jalan tol, non tol dan pusat-pusat transportasi untuk memastikan kelancaran arus mudik.
"Saya minta khususnya kepada Kementerian PU, agar mengecek ulang kondisi fisik jalan-jalan utama, mulai dari tol hingga non tol, termasuk pusat transportasi seperti terminal, bandara dan dermaga," ujarnya di kantornya, kemarin.
AHY hendak memastikan semuanya bebas dari hambatan, termasuk kerusakan akibat cuaca, genangan air dan faktor-faktor lainnya.
Menanggapi hal itu, Kornas Barak, Danil's, meminta Menko AHY mendesak Kemenkeu untuk segera membuka blokir anggaran penanganan jalan dan jembatan.
"Kami berharap perintah Menko AHY di ikuti dengan dibukanya blokir anggaran. Tapi kalau hanya berupa perintah saja, pak Menko pasti akan dipermalukan oleh kondisi faktual dilapangan saat ini," tegasnya.
Kerusakan jalan yang terjadi saat ini, katanya, sudah sangat mengkhawatirkan, karena terus berlanjut.
"Personel terdepan Kementerian PU baru sebatas melakukan penanganan-penanganan sementara terhadap kerusakan yang terus bermunculan sejak awal tahun 2025 lalu, karena ketiadaan anggaran. Sebaik apapun pekerjaannya, tidak akan maksimal tanpa ketersediaan anggaran. Mau kerja pakai apa, masa disuruh berhutang...?," katanya.
Soal anggaran yang tersedia saat ini cukup atau tidak untuk pemeliharaan, lanjutnya, itu soal nanti. Karena untuk memperbaiki jalan rusak karena Odol saja kebutuhannya sangat besar.
"Yang pasti persiapan jalur mudik lebaran sudah mendesak, dan itu butuh anggaran," tandasnya.* (Barak)

Komentar
Posting Komentar