Jalan Nasional di Jabar Makin Rusak, Korban Laka Berjatuhan


BARAK, (Jabar)- Semakin hari, kerusakan pada ruas jalan nasional di Provinsi Jawa Barat (Jabar) semakin parah. Kecelakaan akibat jalan rusak pun terus terjadi.

Sepertinya halnya pada ruas jalan raya Bogor. Kondisinya kini rusak dan berlubang. Keadaan sama juga terjadi pada ruas Parung-Ciputat (Bogor-Jakarta).

Pantauan media Selasa (11/02/2025) kemarin, khusus dikawasan Cimanggis hingga Tapos, terdapat lubang-lubang berukuran besar, termasuk bekas tambalan yang mengganggu kenyamanan masyarakat pengendara.

Arief Fadillah, salah seorang pengendara mengungkapkan, dirinya harus meningkatkan kewaspadaan selama berkendara diwilayah tersebut, lantaran harus melintas dijalan yang berlubang.

"Tiap hari saya lewat sini. Saya harus ekstra hati-hati, karena lubang ada dibeberapa titik," ujarnya dilansir radardepok, Rabu (12/02/2025) kemarin.

Ia menjelaskan, tak jarang ia melihat langsung ada yang mengalami kecelakaan akibat jalan rusak.

"Beberapa kali saya menyaksikan ada yang kecelakaan, begitu juga dimedia masa," katanya.


Ia pun meminta pemerintah pusat segera memperbaiki kerusakan tersebut, agar tidak menjadi petaka bagi masyarakat pengendara.

Sementara Kapolsek Cimanggis, Kompol Tatang Targana menjelaskan, sudah banyak kecelakaan yang terjadi di wilayah hukumnya.

"Angka kecelakaan cukup tinggi. 2024 saja ada 155 kali dengan korban meninggal dunia 4 orang, luka berat 26 orang dan luka ringan 117 orang. Kerugiannya materil diperkirakan mencapai Rp 210,8 juta," katanya.

Untuk penyebab kecelakaan sendiri, lanjutnya, puluhan korban akibat jalan rusak, dengan rata-rata kecelakaan terjadi saat malam hingga menjelang pagi hari, karena lubang tidak terlihat dengan jelas oleh pengendara.

Senada diungkapkan Kanit Lantas Polsek Bojongsari, Iptu Suwardi. Menurutnya, Minggu lalu setidaknya sudah terjadi dua kali kecelakaan.

Pihaknya pun merespon kejadian tersebut dengan melaporkan kondisi dilapangan, untuk segera direspon oleh pihak terkait.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Menteri PU Diminta Berani Batalkan SK Mutasi Istimewa

PPK 1.1 Jabar Tutup Lubang Pakai TCM