PJN II Babel Rampungkan Sejumlah Proyek Infrastruktur Jalan & Jembatan
BARAK, (Babel)- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II dibawah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bangka Belitung (Babel) mewujudkan komitmen dalam meningkatkan kualitas infrastruktur yang kewenangannya.
Sejumlah pekerjaan, mulai dari penggantian dan rehabilitasi jembatan serta pemeliharaan rutin jalan dan jembatan berhasil diselesaikan dengan baik untuk mendukung kelancaran arus transportasi dan perekonomian masyarakat.
Diantaranya pekerjaan Slurry Seal. Pekerjaan itu dianggap berhasil karena sudah sesuai dengan kondisi lalu lintas dan kemampuan jalan di Belitung.
Kepala Satker PJN Wilayah II Babel, Rima Qutrun Nada mengungkapkan, TA 2025 ini pun, pemerintah pusat kembali memprogramkan pekerjaan Slurry Seal sebagai upaya pekerjaan preventif untuk menjaga kemantapan jalan di Provinsi dengan julukan "Negeri Serumpun Sebalai" tersebut.
"Adapun soal kerusakan yang terjadi pada pekerjaan Slurry Seal yang lalu, hal itu bukan karena buruknya kualitas pekerjaan, melainkan akibat penurunan kondisi perkerasan jalan yang dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur Pulau Belitung. Selain itu, intrusi air melalui Jalan Sudirman juga menjadi faktor utama yang mempercepat kerusakan jalan," ungkapnya dalam keterangan resmi yang diperoleh redaksi barak-indo, Minggu (09/02/2025) kemarin.
Mengantisipasi kerusakan berlanjut, lanjutnya, PJN II Babel telah menyiapkan langkah-langkah perbaikan agar kondisi jalan terus optimal.
"Sebab kerusakan yang terjadi selama masa pemeliharaan, itu menjadi tanggung jawab penyedia jasa untuk memperbaikinya, dengan biaya mereka sendiri, dan tidak lagi membebani anggaran negara," ucapnya.
Ia pun memastikan, pihaknya komitmen untuk mengedepankan transparansi dan mengutamakan kualitas dalam setiap pekerjaan yang dilaksanakan.
"Kami pastikan semua pekerjaan sudah melalui proses pemrograman dan perencanaan yang matang. Begitu pula saat pelaksanaan yang dilakukan pengawasan dengan ketat, agar semuanya sesuai standar teknis yang ditetapkan," tegasnya.
Rima juga menjelaskan, jika dalam suatu pekerjaan terdapat indikasi ketidaksesuaian dengan standar, maka langkah perbaikan akan langsung diterapkan, tanpa membebani anggaran negara.
Begitu pula dalam menghadapi berbagai tantangan teknis dilapangan, terangnya, PJN II selalu berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti Satker P2JN melalui Konsultan Supervisi dan Konsultan Core Team, termasuk dengan Konsultan Bantuan Teknis di Balai, untuk memperkuat sistem monitoring dan evaluasi terhadap setiap pekerjaan yang dilaksanakan.
"Kami juga selalu berkoordinasi dengan Pemda, Kepolisian, Masyarakat, termasuk dengan media-media lokal yang rutin dilaksanakan setiap bulan melalui Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (FLLAJ)," katanya.
Koordinasi, urainya, diperlukan untuk menyelesaikan segala hambatan yang muncul selama masa pelaksanaan berlangsung, sekaligus untuk mewujudkan transparansi dalam penyelenggaraan anggaran negara.
Penggantian dan Rehabilitasi Jalan & Jembatan
Dalam upayanya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan yang telah mengalami penurunan kondisi berdasarkan hasil survey berkala BPJN Babel, PJN II Babel telah menyelesaikan beberapa pekerjaan sesuai design penanganan yang disiapkan oleh Satker P2JN.
Pekerjaan itu diantaranya Penggantian Jembatan Air Sei Baru I senilai Rp 23,36 miliar, Rehabilitasi Jembatan dan Drainase Ruas Perawas-SP 3 Lapangan Terbang-Badau-SP Renggiang-SP Pedang senilai Rp 4,50 miliar, dan Rehabilitasi Jalan dan Jembatan Ruas Tg. Ru-Petikan-Junction-Tanjung Kelayang-Jl Sudirman (T.Pandan-Perawas) senilai Rp 5,36 miliar.
Selain itu, pada TA 2024 lalu juga, PJN II Babel juga telah menyelesaikan pekerjaan Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan sebagai upaya untuk memastikan layanan infrastruktur di Bangka Belitung terwujud dengan baik.
"Keberhasilan itu bukan hanya dari kerja keras dan kekompakan tim PJN Wilayah II semata, melainkan tidak terlepas dari dukungan pemerintah pusat melalui Ditjen Bina Marga Kementerian PU, Kepala BPJN Babel dan jajaran, Pemda, Kepolisian, masyarakat, termasuk media masa, baik lokal maupun nasional," ungkapnya.
Ia pun berharap infrastruktur yang telah dibangun dapat membawa nilai manfaat bagi masyarakat banyak dari segala sektor.
"Meskipun TA 2025 ini terdapat efisiensi anggaran, namun kami tetap berkomitmen terus menjaga kemantapan jalan dan jembatan untuk mendukung kelancaran arus orang, barang dan jasa di Provinsi Babel," tandasnya.* (Barak)







Komentar
Posting Komentar