Ini Tanggapan Pelaksana Soal Pembangunan Jalan Peninting-Payalaman di Anambas


BARAK, (Kepri)- Pelaksana pekerjaan pembangunan jalan Peninting-Payalaman di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) langsung menyampaikan tanggapan positif atas pekerjaan yang pihaknya laksanakan.

Perwakilan PT Kisna Jaya, Effendi tak menampik adanya indikasi kerusakan pada beberapa bagian aspal.

Ia pun menegaskan, jika lokasi yang terindikasi mengalami kerusakan tersebut masih dalam masa pemeliharaan.

"Memang terdapat indikasi kerusakan disekitaran Km 4. Tapi kami pastikan, itu akan kami perbaiki sesegera mungkin. Karena pekerjaan masih dalam masa pemeliharaan," tegasnya dalam keterangan resminya yang diterima redaksi barak-indo, Jum'at (21/03/2025).

Beberapa waktu kemarin, lanjutnya, pekerjaan perbaikan masih terkendala kondisi cuaca yang tidak menentu. Sebab sejak Januari hingga Pebruari, cuaca di Anambas masih siklus angin utara.


Kondisi tersebut berimbas pada pelayaran kapal pengangkut aspal dari Kota Batam menunju Anambas.

"Otoritas pelabuhan di Batam tidak memberikan izin berlayar bagi kapal yang menuju Anambas," ungkapnya.

Karena aspal untuk penanganan jalan di Anambas masih berasal dari Kota Batam, urainya,  maka material aspal untuk pekerjaan pemeliharaan juga harus didatangkan dari Batam.

"Kami pastikan semua indikasi kerusakan yang muncul langsung diperbaiki, dan dalam waktu dekat semuanya akan rampung dengan baik," ucapnya.

Ia pun kembali menegaskan, pihaknya komitmen mewujudkan pembangunan jalan Peninting-Payalaman yang membawa nilai manfaat bagi masyarakat Kepulauan Anambas dalam jangka waktu yang lama.

Bangun Infrastruktur 3T


Seperti diketahui, dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah pusat melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kepri dibawah Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berkomitmen mewujudkan pembangunan infrastruktur yang memadai bagi daerah-daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T).

Salah satu yang diwujudkan tersebut, yakni pembangunan jalan Peninting-Payalaman di Kepulauan Anambas yang berbatasan langsung dengan laut cina selatan.

Masyarakat pun menyambut baik pembangunan itu, bahkan berterima kasih kepada pemerintah pusat melalui BPJN Kepri, lantaran jalan yang dibangun menggunakan metode pengaspalan setebal 4 Cm tersebut langsung bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Anambas.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Menteri PU Diminta Berani Batalkan SK Mutasi Istimewa

PPK 1.1 Jabar Tutup Lubang Pakai TCM