Kerusakan Jalan Nasional di Jabar Berpotensi Hambat Arus Mudik
BARAK, (Jabar)- Hingga H-11 Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah tahun 2025, kerusakan jalan nasional yang menjadi kewenangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI-Jawa Barat (Jabar) masih menjadi momok yang mengkhawatirkan bagi masyarakat pengendara.
Sebut saja Jalan Lingkar Timur di Desa Bojong, Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Cianjur. Setidaknya sekitar 1 Km jalan nasional dikawasan tersebut masih mengalami kerusakan cukup parah.
Masih rusaknya jalan penghubung Bandung-Sukabumi itu membuat pengendara miris, terlebih musim mudik Idul Fitri 1446 H tinggal menghitung hari.
Ironisnya lagi, warga sekitar bahkan mengungkapkan, tak sedikit pengendara roda dua yang mengalami kecelakaan akibat jalan rusak, terlebih saat malam hari dengan penerangan yang sangat minim.
"Sudah sering terjadi kecelakaan. Banyak pengendara sepeda motor yang jatuh," ungkap salah seorang warga, Dedi Kurnia, layaknya dilansir ayobandung, Selasa (18/03/2025) kemarin.
Begitu pula saat pewarta tengah berbincang dengan warga tersebut, terdengar suara benturan yang cukup keras. Setelah diselidiki, ternyata suara itu bersumber dari benturan roda kendaraan yang menghantam lubang. Beruntung pengendara masih bisa mengendalikan laju kendaraannya, sehingga tidak sampai terjatuh.
Namun nasib nahas dialami Saepudin, salah seorang warga Ciranjang yang mengalami kecelakaan usai sepeda motornya menghantam lubang. Beruntung dia tidak mengalami luka, hanya shockbreaker motornya saja yang patah.
"Dari Ciranjang saya mau ke Sukabumi. Pas lewat lingkar selatan, banyak jalan berlubang. Motor saya masuk lubang, dan shockbreakernya patah," ujarnya.
Ia menyesalkan kondisi jalan yang bertabur lubang. Kondisi semakin "horor" saat malam hari karena minim penerangan, lubangnya tidak kelihatan.
"Saya setiap hari lewat jalan ini. Semoga segera diperbaiki, agar tidak banyak lagi korban," ucapnya.
Di pihak lain, Kadishub Cianjur, Tedy Artiawan mengungkapkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak BBPJN DKI-Jabar untuk perbaikan jalan rusak tersebut.
"Kami sudah beberapa kali mengirimkan surat dan berkoordinasi agar jalan segera diperbaiki. Jangan menunggu terlalu lama, sementara kecelakaan terus terjadi," sesalnya.
Jalan yang rusak itu, lanjutnya, merupakan jalur utama yang saat liburan selalu dipadati berbagai jenis kendaraan pribadi.* (Barak)

Komentar
Posting Komentar