Mengintip Kesiapan Posko Mudik Dari Lampung, Sumsel Hingga Jambi
Waspadai Titik Rawan Kecelakaan
BARAK, (Sumatera)- Tak dapat dipungkiri, keberadaan Posko pantauan jalur mudik lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah memiliki peranan penting dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas sejak mudik hingga arus balik berakhir.
Bagi masyarakat pemudik yang berkendara dengan jarak yang jauh, Posko Mudik sangat berarti untuk sejenak melepas lelah sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.
Seperti halnya Posko yang disediakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung dan jajaran.
Posko tersebut nampak dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung yang dapat digunakan secara cuma-cuma oleh pemudik yang singgah, dari mulai peta jalur mudik, tempat istirahat, snack plus minuman berenergi untuk menjaga stamina.
Tak hanya itu, BPJN Lampung bahkan menyediakan layanan pijat refleksi dan fasilitas karaoke untuk sejenak melepas penat dalam perjalanan yang biasanya menyita banyak stamina para pemudik.
Begitu pula ketika para pemudik melewati Sumatera Selatan (Sumsel). Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumsel juga telah menyediakan Posko Mudik dengan berbagai fasilitas pendukung istimewa.
Disepanjang ruas jalan nasional di Sumsel, para pemudik dapat sejenak berhenti dan melepas lelah di Posko-Posko yang sudah disediakan. Bagi pemudik yang kebetulan sedang tidak berpuasa karena dalam perjalanan jauh, bisa menyegarkan tenggorokan dengan minuman segar dan snack yang disiapkan para personel di tiap-tiap Posko.
Begitu pula jika hendak sejenak beristirahat, setiap Posko juga menyiapkan tempat khusus yang bisa digunakan dengan gratis.
Fasilitas pendukung yang tak kalah lengkap juga disediakan oleh BPJN Jambi dan Bengkulu.
Di Jambi sendiri, sejak beberapa hari lalu BPJN Jambi dan jajarannya sudah menyiapkan sejumlah Posko Mudik yang dijaga 24 jam setiap harinya oleh personil masing-masing PPK hingga arus balik nanti berakhir.
Dari pantauan mulai dari Lampung, Sumsel hingga Jambi, semua Posko Mudik nampak siap memberikan layanan terbaik bagi masyarakat pemudik.
Kesiapan menghadapi kondisi darurat juga tidak kalah. Sebab sejumlah kendaraan operasional dan material Tambal Cepat Mantap (TCM) pun sudah tersedia di tiap-tiap Posko, yang setiap saat jika terjadi kondisi darurat bisa langsung digunakan.
Waspada Titik Rawan Kecelakaan
Untuk jalur mudik wilayah Lampung, para pemudik perlu mewaspadai titik rawan kecelakaan seperti ditanjakan Pancong (ruas Way SKP. Bunut – Bakauheni), Ruas Bengkunat - Sanggi di KM 125, 127, 132, 138, 148, 150.
Sementara di Bengkulu, para pemudik perlu mewaspadai titik rawan kecelakaan seperti diruas Tanjung Kemuning - Linau KM 127.
Di Sumsel juga para pemudik perlu mewaspadai titik rawan seperti diJembatan Air Tanjung (ruas Kota Palembang – Simpang Indralaya), Tikungan Jembatan Jahe (ruas Penyandingan-Lampung), Jembatan Aur Lubai (ruas Prabumulih-Beringin), ruas Simpang Periuk-Muara Beliti Km 349 dan Km 358.
Begitu pula di Jambi, para pemudik perlu mewaspadai titik rawan kecelakaan, seperti di turunan dan tikungan Jalan Surya Darma (ruas Kenali Asam Bawah-Pal Sepuluh-Kota Jambi), Ruas Muara Tembesi-Batanghari/Tebo Km 48, Jalan 4 lajur tanpa median dan simpang 3 ke pemukiman Jalan Nasional Muara Tebo-Tebo/Bungo.* (Barak)





Komentar
Posting Komentar