Proyek SBSN Ratusan Miliar Rusak Pasca PHO

Aparat Hukum Diminta Periksa Kabalai & Kasatker PJN Wilayah II Gorontalo


BARAK, (Gorontalo)- Hanya selang beberapa waktu dari Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima sementara hasil pekerjaan, jalan nasional di Provinsi Gorontalo langsung mengalami kerusakan cukup parah.

Hal itu pun membuat publik geram, dan meminta aparat penegak hukum meminta klarifikasi dari Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Gorontalo Elsa Putra Friandi, dan Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Gorontalo Jimmy Dunda.

"Sejak awal masyarakat sudah mengeluhkan kualitas proyeknya, tapi tak mendapat respon yang serius, hingga akhirnya hasil akhir pekerjaan diterima."

Demikian diungkapkan Ketua Kibar, Hengki Maliki, layaknya dilansir relatif.id, Selasa (11/03/2025) kemarin.

Akibatnya, katanya, pekerjaan yang baru beberapa bulan di PHO tersebut langsung mengalami kerusakan cukup parah.

Pihaknya menduga ada permainan antara penyelenggara dengan pihak pelaksana dan konsultan pengawas, sehingga hasil pekerjaan tidak mampu bertahan lama.

"Kami menyayangkan hasil pekerjaan dengan nilai ratusan miliar rupiah dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) cepat mengalami kerusakan. Kami minta Kabalai dan Kasatker PJN Wilayah II Gorontalo mempertanggungjawabkannya," tegasnya.

Tak hanya itu, ia juga meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit investigasi untuk mengidentifikasi bukti pendukung bagi aparat penegak hukum.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Menteri PU Diminta Berani Batalkan SK Mutasi Istimewa

PPK 1.1 Jabar Tutup Lubang Pakai TCM