Mirip Kubangan Kerbau, Jalan Nasional Agara-Sumut Rusak Parah


BARAK, (Aceh)- Sudah sejak lama jalan nasional penghubung Aceh Tenggara dengan Sumatera Utara (Agara-Sumut) mengalami kerusakan cukup parah, namun hingga kini belum juga penanganan yang berarti dari pemerintah.

Kondisi jalan berlubang yang digenangi air saat hujan, membuat masyarakat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas.

Seperti terpantau pada Rabu 16 April 2025 kemarin, kondisi jalan kewenangan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh yang sudah rusak selama bertahun-tahun itu belum juga menjadi perhatian serius.

Akibatnya, badan jalan bertabur lubang itu pun praktis berubah layaknya kubangan kerbau saat hujan mengguyur. Hal itu menyulitkan masyarakat yang melintas.

Aktivis Aceh, Zoel Kanedi, menyesalkan kondisi tersebut. "Jalan nasional di Desa Kuning seperti kubangan kerbau. Pengendara harus ekstra hati-hati karena rawan terjadi kecelakaan," ungkapnya dilansir tribunnews, Rabu (16/04/2025).

Ia pun meminta BPJN Aceh dan Komisi V DPR-RI untuk memperhatikan kondisi yang ada, setidaknya dengan turun langsung memantau kondisi dilapangan.

"Kepala BPJN Aceh harus segera memerintahkan jajarannya untuk memperbaiki kerusakan tersebut," tegasnya.

Kondisi itu pun dikeluhkan masyarakat pengendara yang melintas.

"Jalan nasional kondisinya selalu tergenang air saat hujan. Jalan nasional kenapa seperti jalan menuju kebun di pedesaan," sesal Syahputra, salah seorang pengendara roda dua, warga Desa Baikmul, Kecamatan Bambel.

Putra mengkhawatirkan kerusakan akan semakin parah jika tidak segera ditangani dengan baik.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Menteri PU Diminta Berani Batalkan SK Mutasi Istimewa

PPK 1.1 Jabar Tutup Lubang Pakai TCM