BBPJN Sumsel Maksimalkan Penanganan Ruas Mangun Jaya-Muara Beliti


BARAK, (Sumsel)- Penanganan Ruas jalan nasional Mangun Jaya-Muara Beliti terus dilakukan jajaran Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan (Sumsel).

Meskipun baru sebatas penanganan sementara, namun hal itu sangat diperlukan untuk menjaga kondisi jalan tetap fungsional sepanjang tahun.

Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Sumsel, Alfredo Lukman mengatakan, penanganan sementara difokuskan pada titik-titik krusial seperti di Petunang, Lubuk Rumbai, Muara Lakitan, Semeteh, Batas Muba-Mura dan Ngulak.

"Untuk sementara kami terus memaksimalkan semua sumber daya yang tersedia. Penanganan seperti penimbunan terus dilakukan agar kerusakan tidak berlanjut, sekaligus memberikan rasa aman bagi pengendara yang melintas," ujarnya.

Koordinasi dengan Pemda pun, lanjutnya dilansir elshinta, Selasa (27/05/2025) kemarin, terus pihaknya jalin, seperti dengan Pemda Musi Rawas dalam menanggulangi kerusakan jalan, agar tidak sampai mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

"Sementara untuk penanganan permanen ruas Mangun Jaya-Muara Beliti, saat ini tengah di usulkan menggunakan skema Multy Years Contract (MYC). Begitu ada izin dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu), kami akan langsung proses lelang. Mudah-mudahan September 2025 nanti sudah bisa mulai," tegasnya.

Diketahui, kerusakan jalan nasional Mangun Jaya-Muara Beliti, selain karena banjir parah yang terjadi sekitaran Oktober 2024 lalu, penyebab lainnya adalah kendaraan Over Dimension Over Load (Odol), seperti angkutan batu pecah dari arah Muratara menuju Muba dan Lahat dengan tonase yang berkisar antara 35-50 ton.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Menteri PU Diminta Berani Batalkan SK Mutasi Istimewa

PPK 1.1 Jabar Tutup Lubang Pakai TCM