Longsor di Km 28 Batuah Jadi Perhatian Khusus BBPJN Kaltim


BARAK, (Kaltim)- Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur (Kaltim) memberikan perhatian khusus pada kerusakan jalan akibat longsor di Km 28 Desa Betuah, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Pasalnya longsoran setidaknya telah berdampak pada 21 rumah warga pada ruas penghubung Samarinda dengan Balikpapan tersebut.

Sebagai langkah awal, Balai telah melakukan penanganan darurat seperti perkuatan tebing dengan cerucuk.

"Untuk memulihkan kondisi jalan usai longsor, kami telah melakukan penanganan sementara seperti pemasangan rambu-rambu peringatan, normalisasi filtrasi saluran rembesan menggunakan pipa dan pemasangan cerucuk untuk memperkuat tebing," ujar Kabag Umum dan TU BBPJN Kaltim, Budi Faisal.

Meskipun jalan sudah bisa dilintasi kembali, katanya, namun masih ada beberapa kendala yang dihadapi tim dilapangan, seperti ijin akses dari warga yang rumahnya terdampak longsoran.

Pembersihan lahan untuk pembuatan jalur sementara tepat disamping jalan yang longsor juga masih dipersiapkan, untuk memastikan arus lalu lintas tidak sampai terganggu dalam waktu yang lama.

Hingga saat ini, Satker P2JN juga dikhabarkan tengah melakukan penelitian struktur tanah untuk menentukan metode penanganan permanen yang tepat.

"Pembuatan trase baru juga jadi pertimbangan, tapi masih menunggu pemindahan tiang listrik, agar jalan bisa dibuat jadi dua jalur,"ungkapnya.

Diketahui, longsor di Km 28 Desa Betuah berimbas pada rusaknya sekitar 21 rumah warga di sekitar lokasi. Hal itu dibenarkan Kades Batuah, Abdul Rasyid.

Sementara Dinsos Kaltim sendiri memastikan semua warga terdampak mendapatkan bantuan logistik dari Dinsos.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Menteri PU Diminta Berani Batalkan SK Mutasi Istimewa

PPK 1.1 Jabar Tutup Lubang Pakai TCM