Rusak, Jalan Nasional Cianjur-Sukabumi Banyak Makan Korban

Tiga Kecelakaan Dalam Semalam


BARAK, (Jabar)- Kerusakan yang terjadi pada ruas jalan nasional Sukabumi-Cianjur disekitaran jembatan Ciganda, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi menjadi mokok menakutkan bagi masyarakat pengendara.

Pasalnya, sudah banyak korban yang berjatuhan akibat jalan rusak dilokasi tersebut.

Terkini, sepasang suami istri asal Bandung yang menjadi korbannya, Senin (26/05/2025).

Pasangan suami istri itu berangkat dari arah Cianjur menuju Kota Sukabumi menggunakan kendaraan roda dua nopol F 2885 SY. Sesampainya di jalan rigid sekitar jembatan Ciganda, roda kendaraannya tergelincir saat mengerem untuk menghindari jalan rusak. Kontan kedua pengendara pun terlempar dan terpisah dari motornya. Beruntung pasangan tersebut tidak mengalami luka serius, hanya mengalami luka lecet pada bagian tangan sebelah kiri.

Warga yang menyaksikan kejadian tersebut langsung membantu mengangkat para korban ke bahu jalan, agar tidak tertabrak kendaraan lain yang sedang melintas.

"Tadi saya kaget, ngerem dan langsung terpental. Gak tau kalau jalannya rusak," ucap korban yang berniat mengurus surat kendaraannya ke Samsat Sukabumi.

Sebelumnya, seperti dilansir tribunnews, jalan dilokasi itu sudah diberitakan mengalami kerusakan dan berpotensi menyebabkan kecelakaan bagi masyarakat pengguna jalan. Kerusakan disebut sudah terjadi sejak tiga bulan lalu dan belum ditangani secara serius.

Pantauan di lapangan menunjukkan, kerusakan terjadi sejak dari sambungan jalan rigid dengan aspal dari kedua arah menuju jembatan Ciganda. Kerusakan umumnya membentuk seperti kubangan, ditambah batu kerikil yang menyebar semakin memperbesar potensi pengendara mengalami kecelakaan.

Warga melaporkan, kecelakaan sudah sering terjadi, terutama bagi pengendara yang melaju dari arah Cianjur menuju Sukabumi.

"Semalam saja tiga kali kecelakaan, dua motor tergelincir, termasuk insinden mobil yang menabrak mobil lain dari belakang," ungkap Agus, warga sekitar, Senin (26/05/2025).

Dari arah Cianjur, kondisi jalan cukup bagus karena menggunakan konstruksi rigid pavement, namun saat memasuki jalan aspal langsung rusak. Rerata pengendara kaget, sehingga mengerem mendadak dan terjatuh.

"Hampir tiap hari ada saja yang jatuh, terlebih saat hari libur. Semalam ada warga Cicurug yang baru pulang dari Bandung terjatuh dilokasi yang sama," jelasnya.

Saat malam hari lokasi rawan kecelakaan itu juga tanpa lampu penerangan, sehingga pengendara hanya sebatas mengandalkan lampu dari kendaraannya.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Menteri PU Diminta Berani Batalkan SK Mutasi Istimewa

PPK 1.1 Jabar Tutup Lubang Pakai TCM