Mantap, PPK 2.2 Sumsel Rutin Pelihara Ruas Batas Kota Baturaja-Batas Lampung
BARAK, (Sumsel)- Keberadaan ruas jalan nasional Batas Kota Baturaja-Batas Provinsi Lampung yang memiliki peran penting dalam menunjang pertumbuhan ekonomi daerah, baik Lampung maupun Sumsel, membuat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.2 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Sumsel melakukan berbagai upaya untuk membuat ruas tersebut selalu dalam keadaan layak, aman, dan nyaman dilintasi sepanjang tahun.
Tak hanya 2024 lalu, pemeliharaan rutin pada ruas Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera itu juga terus dilakukan pada TA 2025 ini.
"Kami terus melakukan pemantauan kondisi ruas secara rutin untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap pengendara yang melintas," ujar PPK 2.2 pada Satker PJN Wilayah II Sumsel, Aldhino, kepada barak-indo, Kamis (12/06/2025).
Setiap kali kerusakan muncul, lanjutnya, selalu diupayakan penanganan kurang dari 24 jam sejak laporan kerusakan diterima.
"Sesuai arahan dari Balai dan Satker, kami selalu upayakan penanganan sesegera mungkin setelah laporan dari tim pemantau internal maupun masyarakat. Tidak boleh lewat dari 24 jam harus sudah tertangani," tegasnya.
Seperti diketahui, Jalinteng Sumatera diwilayah Sumsel menjadi salah satu jalur terpadat dilintasi oleh berbagai jenis kendaraan, terutama kendaraan Over Dimension Over Load (Odol) seperti kendaraan angkutan batu bara.
Akibatnya, kerusakan kerap muncul pada permukaan perkerasan jalan yang menjadi perlintasan roda kendaraan muatan berat.
"Setiap kali kerusakan muncul, perbaikan pada perkerasan jalan selalu kami lakukan menggunakan Campuran Aspal Panas (CAP), dengan terlebih dahulu menghampar agregat kelas A," jelasnya.
Selain memperbaiki kerusakan pada perkerasan jalan, tambahnya, pemeliharaan juga dilaksanakan pada bagian bahu jalan dan saluran drainase.
"Pekerjaan dilaksanakan dengan sistem skala prioritas sesuai ketersediaan anggaran. Tapi meski demikian, kami tetap berpegang teguh pada komitmen penyediaan layanan infrastruktur yang prima (layak, aman dan nyaman) bagi masyarakat pengendara," tandasnya.* (Barak)



Komentar
Posting Komentar