Progres Sudah 80%, Penyelesaian Jalan Kelok 23 Diundur Hingga Juni 2026
BARAK, (DIY)- Pemerintah pusat terus mengebut progres fisik pekerjaan sejumlah proyek strategis diwilayah selatan, termasuk Jalan Kelok 23 dan Jembatan Pandansimo di Jalan Lintas Selatan (JLS) Jateng-DIY.
Dijelaskan Plt Kadis PUPKP Bantul, Jimmy Alran Manumpak Simbolon, pihaknya terus memantau perkembangan progres fisik pekerjaan dilapangan.
Selain ke Jembatan Pandansimo, pihaknya juga melihat langsung progres fisik Jalan Kelok 23 penghubung Bantul dengan Gunungkidul.
"Dari penjelasan Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah DIY dan kontraktor, progres fisik Jalan Kelok 23 saat ini sudah 80 persen. Prosesnya sedikit mengalami perlambatan, karena ada kendala teknis dilapangan," ujarnya.
Ia menjelaskan juga, kendala teknis yang dihadapi dilapangan, salah satunya pematangan lahan jalan penghubung untuk mengantisipasi terjadinya longsor.
"Target penyelesaian pekerjaan secara keseluruhan ditaksir mengalami kemunduran hingga Juni 2026, karena pekerjaannya lebih kompleks," ungkapnya dilansir harianjogja, Minggu (15/06/2025).
Sementara untuk progres fisik Jembatan Pandansimo sendiri, lanjutnya, sudah mencapai 90 persen, dan sudah memasuki tahapan uji kelayakan secara teknis.
"Kalau tidak ada kendala, tahun ini Jembatan Pandansimo sudah bisa dilintasi kendaraan," katanya.
Ia pun optimis proyek strategis ini bisa meningkatkan konektivitas jalan nasional dengan jalan daerah, sekaligus menjadi pintu bagi tumbuh-kembangnya perekonomian dari sektor pariwisata.* (Barak)

Komentar
Posting Komentar