Proyek Jalan Ile Pati & Jembatan Bliko Rp 76,6 Miliar, Naker Lokal Diharap Jadi Prioritas
BARAK, (NTT)- Proyek pembangunan jalan Hurung-Ile Pati-Demondei dan jembatan Bliko di Kabupaten Flores Timur senilai Rp 76,6 miliar, diharapkan memprioritaskan Tenaga Kerja (Naker) lokal.
Hal itu diungkapkan anggota DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT), Waha Kolin saat meninjau lokasi jembatan Bliko di Kecamatan Wotanulumado beberapa waktu lalu.
"Ada pekerjaan minor sekitar 4.000-an kubik. Saya berharap rekanan bisa memprioritaskan Naker lokal," harapnya.
Ditengah kondisi ekonomi sulit seperti sekarang, katanya, penggunaan Naker lokal dapat membantu meningkatkan daya beli masyarakat sekitar.
Ia juga berharap pekerjaan tepat mutu dan waktu, agar bisa dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
"Jalan dan jembatan ini akan sangat berguna bagi mobilitas sekaligus perputaran roda perekonomian masyarakat. Makanya kami tekankan 5 persen itu murni pekerjaan," ungkapnya.
Diketahui, Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV dibawah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT mulai melaksanakan proyek peningkatan jalan Hurung-Ile Pati-Demondei di Flores Timur. Pekerjaan dilaksanakan oleh PT Kurnia Mulia Mandiri dengan kontrak bernomor HK.02.03/Bb10.8.5/140 tertanggal 12 Juni 2025 senilai Rp 56,39 miliar selama 202 hari kalender.
Jalan tersebut dibangun sepanjang 10,292 Km dengan lebar 5,5 meter ditambah bahu jalan masing-masing 1 meter kiri-kanan, termasuk pemasangan box culvert WIKA.
Begitu pula dengan pekerjaan Penggantian Jembatan Bliko yang juga dilaksanakan oleh PT Kurnia Mulia Mandiri dengan kontrak bernomor HK.02.03.BB10.8.6/225 tertanggal 24 April 2025 senilai Rp 18,21 miliar. Sementara pengawasan terhadap pekerjaan ini dilaksanakan oleh PT Diantama Reksanusa KSO.
Untuk pekerjaan jembatan, diperoleh informasi menggunakan pondasi sumuran dengan diameter 4x4 meter. Begitu pula bahan yang digunakan dari WIKA Beton.
Pihak pelaksana sendiri telah memastikan, pekerjaan akan melibatkan Naker lokal lantaran banyaknya volume pekerjaan bangunan pelengkap.* (Barak)

Komentar
Posting Komentar