BBPJN Kaltim Maksimalkan Penanganan Ruas se-Kaltim
BARAK, (Kaltim)- Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur (Kaltim) dan jajaran terus memaksimalkan penanganan seluruh ruas jalan nasional yang menjadi kewenangannya.
Meskipun penanganan dilakukan secara bertahap, namun Balai memastikan seluruh ruas akan ditangani dengan maksimal sesuai anggaran yang tersedia.
Untuk Tahun Anggaran 2025 ini, penanganan difokuskan pada ruas jalan nasional di Kutai Barat yang tingkat kerusakannya cukup tinggi dibanding ruas-ruas lainnya.
"Selain di Kutai Barat, penanganan juga dilaksanakan di Kutai Kartanegara dan Mahakam Ulu," ungkap Kepala BBPJN Kaltim, Hendro Satrio.
Penanganan ruas di Kutai Barat sendiri, lanjutnya, difokuskan pada paket Multy Years Contract (MYC) TA 2025-2027.
"Ada sekitar 37,31 Km jalan di Kutai Barat yang masuk paket MYC, termasuk penanganan longsoran ruas Simpang Blusuh-Batas Kalteng," jelasnya.
Sementara untuk Mahakam Ulu, jelasnya lagi, jalan yang akan dibangun sekitar 20,27 Km. Dan di Kutai Kartanegara juga ada penanganan longsoran di Km 24 ruas Loa Janan-Samboja yang diperkirakan selesai pada akhir tahun 2025 ini.
"Untuk longsor di Km 28 sudah selesai ditangani, dan lalu lintas pun sudah normal kembali seperti biasa," ucapnya.
Adapun jenis pekerjaan di Mahakam Ulu, benernya, antara lain Pembangunan Jalan Tering-Long Bangun Tahap I dan II, Pembangunan Simpang Long Hubung/ Tering-Long Bangun.
"Kami terus memaksimalkan semua sumber daya yang tersedia, agar masyarakat dapat melintas dengan aman nyaman," tandasnya.* (Barak)


Komentar
Posting Komentar