BPJN NTT Tangani Longsoran di Manggarai
BARAK, (NTT)- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur (NTT) dan jajaran kembali menunjukkan kegesitan dalam merespon setiap kejadian yang berpotensi menghambat arus lalu lintas dan membahayakan keselamatan masyarakat pengguna jalan.
Kali ini PPK 3.3 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah III NTT yang gerak cepat menangani longsoran pada ruas jalan nasional Batas Kota Ruteng-Borong dan ruas Ruteng-Reo-Kedindi.
"Kami tangani bagian tebing pada sisi timur yang terkikis longsor. Karena kalau dibiarkan, badan jalan bisa ambles," ujar PPK 3.3 Satker PJN Wilayah III NTT, Nur Indah Indriani.
Ia menjelaskan, penanganan pada STA 11 sekitar Jembatan Wae Reno tersebut, berupa pembangunan dinding penahan tanah, pemasangan U-Ditch, dan pasangan batu untuk mencegah erosi.
"Selain itu, ada pula rehabilitasi jembatan Wewor dan pembangunan deker di Desa Golo Loni, Kec Rana Mese. Pada STA 21 juga, ada saluran air yang ditutup warga hingga airnya melimpah ke jalan, makanya kami bangun deker," jelasnya.
Adapun penanganan longsor, lanjutnya, dilakukan di dua titik, STA 37 dan STA 50 dengan metode bore pile, pasangan batu, termasuk pembuatan saluran air.
"Kami terus mengupayakan penanganan maksimal pada beberapa titik yang berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas, agar masyarakat dapat melintas dengan aman dan nyaman," tandasnya dilansir kupangnews, Jum'at (11/07/2025) kemarin.* (Barak)

Komentar
Posting Komentar