Komisi V DPR-RI Apresiasi BPJN Banten


BARAK, (Banten)- Langkah cepat Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten dan jajaran dalam melaksanakan pekerjaan penggantian Jembatan Akses Pelabuhan Merak mendapat apresiasi dari Komisi V DPR-RI.

Wakil Ketua Komisi V DPR-RI, Roberth Rouw mengungkapkan, penggantian jembatan tersebut merupakan solusi untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas, baik yang akan menyeberang menuju Pelabuhan Bakaheuni Lampung, maupun sebaliknya.

"Selama ini, setiap kali musim mudik tiba, kerap kali terjadi pengalihan arus lalu lintas yang tentu saja membuat masyarakat pengendara tidak nyaman. Tapi dengan adanya pembangunan jembatan seperti ini, kepadatan arus lalu lintas bisa teratasi," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten, Wahyu S Winurseto menjelaskan, jembatan itu dibangun sepanjang 14 meter menggunakan pondasi borepile, agar dapat meningkatkan daya tahan terhadap beban kendaraan yang melintas.

"Untuk sementara, kami akan memasang Jembatan Bailey. Kami targetkan pembangunan Jembatan ini bisa selesai pada November 2025 nanti. Tapi mudah-mudahan bulan Oktober sudah bisa mulai dioperasikan," ungkapnya.

Dipihak lain, sebagai langkah antisipatif untuk menghindari terjadinya antrian dan penumpukan kendaraan selama proses pembangunan berlangsung, KSOP Kelas I Banten sudah menyiapkan tempat pemberhentian kendaraan di Pelabuhan Bandar dengan kapasitas 320 unit truk.

"Daya tampung di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) masih bisa menampung sekitar 200 kendaraan lagi. Kendaraan besar yang menuju Pelabuhan Merak dari Pelabuhan BBJ, akan dialihkan melewati jalan milik Krakatau Steel, agar tidak menggangu arus lalu lintas umum. Uji coba sudah dilakukan sejak 30 Juni hingga 11 Juli nanti," ungkap Kepala KSOP Kelas I Banten, Bharto Ari Raharjo dilansir laman resmi Kementerian PU kemarin.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Menteri PU Diminta Berani Batalkan SK Mutasi Istimewa

PPK 1.1 Jabar Tutup Lubang Pakai TCM