PJN I Bengkulu: Kami Maksimalkan Sumber Daya Yang Tersedia Sewaktu Anggaran Masih Terblokir
BARAK, (Bengkulu)- Terblokirnya anggaran bagi penyelenggaraan jalan dan jembatan nasional sejak awal tahun 2025 hingga persiapan jalur mudik Lebaran Idul Fitri 2025 (1 Syawal 1446 Hijriah) lalu, memaksa Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Provinsi Bengkulu memaksimalkan pemanfaatan semua sumber daya yang tersedia untuk membuat jalan nasional kewenangannya tetap fungsional dan tidak membahayakan keselamatan masyarakat pengguna jalan.
"Saat kondisi material yang terbatas sejak awal tahun hingga persiapan jalur mudik lebaran kemarin, kami mencoba berinovasi dengan memanfaatkan material yang ada, termasuk penggunaan sisa stok asphalt karet."
Demikian penjelasan Kepala Satker PJN Wilayah I Bengkulu, Tendhy dalam keterangan persnya yang diperoleh redaksi barak-indo, Rabu (23/07/2025), menanggapi isu penggunaan material tidak standar dalam pemeliharaan jalan nasional di Desa Air Meles Atas, Kecamatan Selupu, Rejang Lebong, Bengkulu.
Penggunaan material asphalt karet itu, jelasnya lagi, merupakan langkah inovatif yang pihaknya jalankan ditengah kondisi yang serba terbatas seperti pada saat persiapan jalur mudik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah lalu.
"Ruas yang melintasi Desa Air Meles Atas merupakan jalur perlintasan kendaraan Over Dimension Over Load (Odol) angkutan batubara dari arah Lubuk Linggau, Sumsel. Saat persiapan jalur mudik, kami harus pastikan sepanjang ruas zero lubang, mau tidak mau kami harus berinovasi menggunakan sisa cmm yang dimasak ulang dengan campuran asphalt emulsi untuk patching-an," ungkapnya.
Sebenarnya, lanjut Thendy, jika ruas itu tidak menjadi jalur perlintasan kendaraan Odol, maka kerusakan tidak akan bermunculan setiap waktu.
Meski demikian, tambahnya, setelah blokir anggaran kembali di buka, pihaknya kembali ke penggunaan hotmix dari AMP, yang penggunaannya jauh lebih mudah dibandingkan recyling.
"Kami berusaha semaksimal mungkin menyediakan layanan infrastruktur yang layak, aman dan nyaman bagi masyarakat. Kami menghindari terjadinya kecelakaan akibat jalan rusak, makanya pada kondisi-kondisi tertentu kami berinovasi," tandasnya.* (Barak)

Komentar
Posting Komentar