Di Kaltim, Jalan Nasional Rusak Parah Picu Ekonomi Biaya Tinggi


BARAK, (Kaltim)- Kerusakan pada ruas jalan nasional di Kecamatan Batu Kajang belakangan ini menjadi sorotan legislator di daerah. Salah satunya anggota DPRD Kabupaten Paser, Sri Nordiyanti.

Tak hanya jalan, sejumlah jembatan juga mengalami kerusakan parah disejumlah lokasi pada ruas jalan yang melintasi Kec Kuaro, Batu Sopang, Muara Samu hingga Muara Komam.

Mau tidak mau legislator pun bersuara lantang setelah mendapat keluhan masyarakat yang aktivitas perekonomiannya terganggu akibat kerusakan infrastruktur vital tersebut.

"Kerusakan paling parah terdapat dijalur dua Batu Kajang, termasuk jembatannya. Itu jalan nasional," ungkapnya.

Menurutnya, kerusakan jalan itu tidak hanya mengganggu kenyamanan pengendara, tapi sudah mempengaruhi aktivitas perekonomian masyarakat yang bergantung pada kelancaran arus transportasi.

"Jalan itu kewenangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim," ujarnya.


Kondisi tersebut, katanya, sudah berkali-kali pihaknya sampaikan secara langsung kepada BBPJN Kaltim. Namun pihak Balai baru sebatas memberikan penjelasan, bahwa penanganan ruas itu sudah masuk dalam rencana, namun tertunda akibat efisiensi anggaran.

"Kami sudah berulangkali menyampaikan persoalan ini. Begitu pula ketika Balai meminta masukan, saya tetap fokus pada perbaikan jalan ini," jelasnya.

Ia juga menjelaskan, kerusakan jalan di Batu Kajang menjadi perhatian serius pihaknya, lantaran menjadi akses penting penghubung antar wilayah, dan jalur logistik yang vital.

Lubang-lubang yang tercipta dari aspal yang mengelupas, katanya lagi, termasuk kondisi jembatan yang rawan, menjadi kekhawatiran tersendiri bagi setiap masyarakat yang melintas.

"Selain membahayakan keselamatan masyarakat pengguna jalan, kondisi ini juga menimbulkan beban biaya tinggi, terutama bagi warga yang mengangkut hasil pertanian dan perkebunannya. Sementara hasil pertanian dan perkebunan menjadi andalan bagi perekonomian masyarakat Paser bagian selatan," tegasnya dilansir antaranews, Rabu (13/08/2025) kemarin.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Menteri PU Diminta Berani Batalkan SK Mutasi Istimewa

PPK 1.1 Jabar Tutup Lubang Pakai TCM