Proyek BBWS C3 Senilai Rp 408,2 Miliar Alami Kerusakan Dini
BARAK, (Banten)- Sejak TA 2020 hingga 2023 lalu, Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWS C3) dipercaya oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk membangun proyek pengaman pantai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Tak tanggung-tanggung, Kementerian PU menggelontorkan anggaran sebesar Rp 408,2 miliar untuk dua paket pekerjaan, terdiri atas paket I senilai Rp 249,9 miliar dikerjakan oleh PT Waskita Karya untuk pekerjaan sepanjang 6,2 Km meliputi revetmen pengaman pantai dilengkapi jogging track selebar 5 meter, dan paket II senilai Rp 168,3 miliar oleh PT Nusa Konstruksi Engineering Tbk untuk pekerjaan sepanjang 3,6 Km meliputi revetmen pengaman pantai dilengkapi jogging track sepanjang 7,6 Km dengan lebar 5 meter.
Saat mendampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi meninjau pelaksanaan pekerjaan sewaktu progres fisik baru sekitar 60 persen, kala itu Menteri PU menjelaskan, pembangunan pengaman pantai KEK Tanjung Lesung dilengkapi dengan ruang publik seperti plaza, taman dan jogging track sepanjang 13 Km.
Pembangunan itupun disebut sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap infrastruktur untuk pengembangan KEK Tanjung Lesung yang sudah ditetapkan sebagai salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Namun, proyek kebanggaan pemerintahan Jokowi tersebut, kini telah mengalami kerusakan dini dan patut diduga gagal konstruksi.
Kesalahan konstruksi setidaknya tergambar dari jebolnya tembok penahan abrasi, termasuk paving-block yang disinyalir tidak menggunakan paving ber-SNI.* (Barak)

Komentar
Posting Komentar