TA 2026 Kementerian PU Dapat Alokasi Anggaran Rp 118,5 Triliun


BARAK, (Jakarta)- Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) TA 2026, Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan mendapatkan alokasi anggaran dari  sebesar Rp 118,5 triliun. Alokasi itu diatas TA 2025 yang hanya sebesar Rp 73 triliun.

Hanya saja, TA 2025 ini Menteri PU Dody Hanggodo telah mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 12,5 triliun. Hal itu membuat posisi anggaran TA 2025 naik menjadi Rp 86 triliun.

Jika dibandingkan dengan alokasi pada TA 2025, anggaran TA 2026 naik sekitar 36,79 persen.

Mengacu pada Buku II Nota Keuangan RAPBN TA 2026, alokasi tersebut akan digunakan untuk pembangunan jalan nasional sepanjang 194,75 Km, preservasi jalan nasional sepanjang 1.507,08 Km, pembangunan jembatan sepanjang 3.954,74 meter, termasuk pembangunan jalan tol sepanjang 28,19 Km.

Selain itu, Kementerian PU juga akan membangun flyover/underpass, pengembangan bandara dan pelabuhan hingga pembangunan bendungan on going dan rehabilitasi jaringan irigasi.

Meski demikian, belum diketahui secara pasti nilai anggaran infrastruktur pemerintahan Prabowo-Gibran untuk TA 2026 nanti, karena dilebur dalam anggaran fungsi ekonomi yang ditetapkan sebesar Rp 820,4 triliun.

Nilai sebesar itu, selain untuk infrastruktur, juga termasuk penyaluran LPG, subsidi bunga KUR, sampai penyaluran subsidi BBM tertentu seperti solar.

Anggaran fungsi ekonomi sendiri dilaksanakan oleh beberapa kementerian/lembaga yang mengemban fungsi ekonomi seperti Kementerian PU, Kemenhub, Kementan, Kementerian Komdigi, Otorita IKN, Kementerian KP, Kemenhut, Kemenaker, dan Kementerian ESDM.

Anggaran fungsi ekonomi juga digunakan untuk mendukung agenda besar pemerintahan Prabowo-Gibran seperti ketahanan pangan dan energi, optimalisasi pemanfaatan TIK dan bantuan subsidi kepada MBR, UMKM, rakyat tani dan nelayan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing.

Pada periode 2026 nanti juga, anggaran termasuk difokuskan untuk program Sekolah Rakyat.

Sementara untuk pelaksanaan anggaran Kementerian PU TA 2026 akan terfokus bagi pembangunan jalan nasional 194,75 Km, preservasi jalan nasional 1.507,08 Km, pembangunan jalan tol 28,19 Km, pembangunan jembatan 3.954,74 meter, pembangunan flyover/underpass 362,71 meter, pengembangan dua bandara, pengembangan pelabuhan Patimban, pembangunan 15 bendungan on going, pembangunan jaringan irigasi 4.000 Ha, dan rehabilitasi jaringan irigasi 100.000 Ha.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Menteri PU Diminta Berani Batalkan SK Mutasi Istimewa

PPK 1.1 Jabar Tutup Lubang Pakai TCM