Dugaan Kongkalikong Oknum Anggota DPR Dengan BBWS C3 Dalam Program P3-TGAI di Banten
BARAK, (Banten)- Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) mestinya menjadi harapan baru bagi Rakyat Tani Nasional (RTN) untuk meningkatkan hasil produksi sesuai harapan Presiden Prabowo Subianto.
Namun apa jadinya jika program kerakyatan yang langsung menyentuh jantung perekonomian RTN tersebut dijadikan "bancakan" oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab...?
Sebut saja program P3-TGAI di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, yang digelontorkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) lewat Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWS C3).
Tahun ini Kementerian PU setidaknya memprogramkan P3-TGAI di 62 titik se-Kab Pandeglang, dengan nilai anggaran sekitar Rp 12 miliar.
Namun dalam perjalanannya, program tersebut diduga di monopoli oleh oknum anggota DPR-RI berinisial AZ.
AZ disinyalir meminta setoran antara 20-30 persen per titik.
"Kami miris mendapati hal seperti ini. Ada dugaan kongkalikong antara oknum anggota DPR-RI dengan BBWS C3 Banten," ungkap Koordinator Wilayah Jaringan Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (JPMI) Wilayah Banten, Entis Soemantri, layaknya dilansir tribunnews, Selasa (09/09/2025) kemarin.
Ia menjelaskan, niat pemerintah memberikan bantuan P3-TGAI per kelompok sebesar Rp 192 juta seharusnya bisa disyukuri sebagai bagian dari upaya peningkatan hasil produksi. Namun yang terjadi justeru dipersulit.
"Kami mendapati fakta dilapangan, seakan-akan ini sudah diatur. Ini sudah jelas terindikasi korupsi. Kami minta Kementerian PU melakukan evaluasi," tegasnya.
Tak hanya itu, ia juga meminta aparat penegak hukum melakukan penyelidikan.
Media sudah berupaya mengkonfirmasi oknum anggota DPR-RI terkait, baik melalui sambungan telepon maupun pesan singkat. Namun AZ tak juga merespon. Begitu pula, redaksi berharap bisa mendapatkan klarifikasi dari BBWS C3 Banten untuk keberimbangan informasi.* (Barak)

Komentar
Posting Komentar