Jalan Nasional Muara Beliti-Sekayu Bagai Kubangan Kerbau
Kinerja BBPJN Sumsel Patut di Evaluasi
BARAK, (Sumsel)- Parahnya kerusakan yang terjadi pada ruas jalan nasional Muara Beliti-Sekayu, membuat masyarakat pengendara meradang.
Pasalnya, selain kondisi jalan yang sudah berubah menjadi semacam kubangan kerbau, kecelakaan pun tak terhitung lagi hingga saat ini.
Menurut warga, nyaris tak ada penanganan berarti pada ruas jalan utama tersebut. Hal itu setidaknya tergambar dari suburnya tumbuhan liar disepanjang ruas.
Tidak adanya upaya pembuatan tali air juga semakin memperparah kondisi, sehingga air hujan pun menggenangi badan jalan.
Jhonatan, salah seorang pengendara mengungkapkan kekecewaannya atas kelalaian pemerintah pusat dalam menangani ruas jalan tersebut.
"Kondisi jalan sudah seperti kubangan kerbau kayak gini, belum juga ada upaya penanganan dari pihak terkait," sesalnya.
Kalaupun belum bisa ditangani secara permanen, lanjutnya, paling tidak dilakukan pengurugkan sementara dengan material, untuk menghindari terjadinya kecelakaan.
"Jangankan badan jalan, bahu jalan saja seakan tidak tersentuh. Kinerja seperti ini sudah seharusnya di evaluasi," tegasnya, Senin (29/09/2025).
Dari informasi yang berhasil dihimpun redaksi barak-indo, ruas jalan nasional Muara Beliti-Sekayu menjadi kewenangan PPK 1.4 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I dibawah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan (Sumsel).
Hingga berita ini tayang, redaksi masih berupaya mendapatkan klarifikasi dari Satker/PPK dan BBPJN Sumsel.* (Barak)



Komentar
Posting Komentar