Kinerja BPJN NTB Buruk, Lubang Menganga di Kodo Dibiarkan
BARAK, (NTB)- Buruknya kinerja jajaran Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Barat (NTB) seperti Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah III mendapat sorotan tajam dari masyarakat Kota Bima.
Pasalnya, meskipun ruas jalan nasional di Kota Bima, tepatnya di Kelurahan Kodo mengalami kerusakan parah, bahkan lubangnya sudah menganga menyerupai sumur ditengah badan jalan, Satker/PPK terkait belum juga mengambil sikap.
Selain menghambat arus lalu lintas, hal itupun sangat beresiko bagi masyarakat pengguna jalan.
Kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa harus bergantian melewati sisi pinggir jalan saat melintas, karena badan jalan bagian tengah tak bisa lagi digunakan. Tak pelak, setiap hari antrian panjang pun selalu terjadi.
Jihan, salah seorang warga setempat mengungkapkan, masyarakat setempat sudah berinisiatif memasang rambu darurat menggunakan serambi dan kayu seadanya, agar setiap pengendara yang melintas berhati-hati saat melintas.
"Kami pasang tanda agar tidak ada pengendara yang celaka. Apalagi saat malam hari, lubang ini sangat berbahaya," ungkapnya.
Ketua RT 12 Kelurahan Kodo, mendesak pemerintah segera memperbaiki kerusakan jalan nasional tersebut.
"Jika kondisi jalan terus dibiarkan seperti ini, kami khawatir akan ada korban berjatuhan," sesalnya dilansir kahabanet, Jum'at (26/09/2025) kemarin.
Ia menegaskan, masyarakat berharap pemerintah pusat segera mengambil langkah perbaikan, lantaran ruas jalan nasional itu menjadi jalur vital penghubung NTB dengan Nusa Tenggara Timur (NTT).* (Barak)

Komentar
Posting Komentar