Pemenuhan SPM Tol Cisumdawu Terus di Pantau BPJT
BARAK, (Jabar)- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) lewat Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) terus melakukan pemantauan terhadap pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM) pada ruas jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) oleh PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT).
Kepala BPJT, Wilan Oktavian mengatakan, sesuai hasil verifikasi lapangan oleh Direktorat Jalan Beban Hambatan pada Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) bersama BPJT, dari delapan substansi SPM yang wajib dijalankan PT CKJT, baru tiga yang sudah dipenuhi.
"Ada beberapa aspek pemenuhan yang masih harus dikejar oleh PT CKJT selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), seperti pengecatan marka, pengecatan guardrail, pengecatan jembatan penyeberangan, pemeliharaan rutin, pemeliharaan berkala dan rekonstruksi, penanganan Odol, termasuk penanganan tanah bergerak di Km 177, tepatnya di Dusun Bojongtotor," ungkapnya.
Penanganan lereng di Bojongtotor, lanjutnya, harus dipastikan selesai.
"Tapi sebelum itu, main road-nya harus memenuhi SPM terlebih dahulu," tegasnya.
Untuk penanganan tanah bergerak, jelasnya, dilaksanakan dengan metode gabungan yang terdiri dari pemasangan borepile diameter 150 Cm dengan kedalaman 50 meter di 116 titik, pemasangan ground anchor dan pengecoran struktur beton untuk memperkuat lereng, serta pekerjaan regrading untuk mengurangi kemiringan lereng sepanjang 335 meter.
"Ada 3 unit alat borepile yang beroperasi 24 jam dua shift. Dari 116 titik, bore pile yang sudah terpasang sebanyak 84 titik," terangnya.
Melihat capaian progres fisik yang 15,65 persen melewati progres rencana, ia yakin pekerjaan tersebut bisa selesai lebih cepat dari targer rencana.
Sementara Ketua Komisi V DPR-RI, Lasarus, mendorong rencana pembebasan lahan diatas lereng sebagai solusi permanen untuk mitigasi potensi bencana.
"Jika beban diatas lereng tidak dikurangi, maka pergerakan tanah akan terus terjadi meskipun struktur lereng sudah diperkuat. Beban diatas lereng harus segera dikurangi," harapnya.* (Barak)

Komentar
Posting Komentar