Sigap, BPJN NTT Tangani Kerusakan Pasca Banjir Bandang di Mauponggo
BARAK, (NTT)- Kesigapan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam menangani kerusakan jalan dan jembatan pasca banjir bandang melanda kawasan Mauponggo beberapa hari lalu patut diacungi jempol.
Pasalnya, usai banjir surut, jajaran BPJN NTT dipimpin langsung Kepala Balai langsung turun lengkap dengan alat berat dan material penduduk untuk memperbaiki kerusakan yang, mulai dari akses jalan hingga sejumlah jembatan penghubung yang terputus.
Pemulihan lanjutan cepat itu terlihat semakin intensif dilaksanakan sejak Senin (16/09/2025) kemarin.
Kegiatan darurat itupun dikerjakan secara paralel, mulai dari pembersihan lanjutan Jembatan Lajawajo I dan mobilisasi 1.575 Pcs kawat bronjong serta perakitan di Theodae I dan Theodae II.
Selain itu, Balai dan Satker/PPK terkait juga melaksanakan pekerjaan perbaikan darurat jalan di Theodae I yang rusak dan tertimbun material banjir bandang akibat intensitas hujan tinggi.
Selanjutnya, perakitan kawat bronjong Theodae I juga langsung dilakukan, sekaligus pembongkaran DT ke tiga Jembatan Bailey untuk menyambung akses yang sempat terputus.
Upaya cepat itupun menjadi bagian dari komitmen Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam memulihkan konektivitas bagi masyarakat.
"Ini bagian dari komitmen kami di Kementerian PU dalam memulihkan konektivitas, menjaga kelancaran jalur logistik, serta menghadirkan infrastruktur darurat yang tanggap dan bermanfaat bagi pemulihan pasca bencana," ungak Kepala BPJN NTT, Janto, SE, ST, M.Sc.* (Barak)



Komentar
Posting Komentar