Sigapnya PJN II Babel Tangani Infrastruktur Pasca Bencana


BARAK, (Babel)- Kesigapan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bangka Belitung (Babel) dan jajaran dalam menangani kerusakan infrastruktur akibat bencana tak perlu diragukan lagi.

Contohnya yang dilakukan oleh Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Provinsi Babel.

Hanya dalam waktu kurang dari 24 jam, Satker dan PPK terkait mampu membangun jembatan darurat dan membuat jalan yang sempat terputus akibat jembatannya hancur diterjang banjir di Kabupaten Belitung Timur bisa terkoneksi kembali.

Kepala Satker PJN Wilayah II Babel, Rima Qotrun Nada, S.T., M.T. mengungkapkan, bencana banjir yang melanda Belitung Timur pada Rabu (17/09/2025) kemarin sempat merubuhkan jembatan Air Liring di Desa Air Ruak.

"Alhamdulillah nya, dalam waktu 1 x 24 jam sudah terkoneksi kembali. Kami membangun jembatan darurat menggunakan ramp door," ungkapnya dalam keterangan persnya, Senin (22/09/2025).

Ia mengingatkan, jembatan darurat hanya bisa di lintasi oleh kendaraan dengan berat maximal 3 ton, dan kendaraan besar diarahkan melalu jalur alternatif lewat Manggar-Tanjungpandan via jalan provinsi Kelapa Kampit 90 Km, atau lewat Simpang Renggiang-Dendang 70 Km.

"Untuk memudahkan akses bagi masyarakat, kami akan memasang Jembatan Bailey sepanjang 30 meter. Saat ini posisi Jembatan Bailey nya sudah di Pulau Belitung," jelasnya.


Pihaknya, lanjut salah satu Srikandi DJBM Kementerian PU tersebut, saat ini tengah menyiapkan lokasi untuk pemasangan Jembatan Bailey, agar lalu lintas masyarakat bisa lebih lancar lagi.

Parahnya kerusakan akibat bencana banjir yang melanda wilayah Belitung Timur, membuat Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I, Hendro Satrio M.K. S.T., M.T., turun langsung untuk memantau proses penanganan yang dilakukan Satker PJN Wilayah II Babel dan jajaran tersebut.

Sejak menjabat sebagai Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I, pria yang malang-melintang memimpin Balai, baik Balai kecil maupun Balai besar tersebut, nampak rajin turun lapangan untuk memantau langsung proses penanganan infrastruktur jalan dan jembatan, terutama yang mengalami kerusakan akibat bencana banjir dan tanah longsor.

Nampak pula Kepala BPJN Babel, Susan Novelia, ST, MT, yang merupakan salah satu Srikandi terbaik Kementerian PU turut mendampingi Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan. Selain itu ada juga PPK dan tim teknis terkait.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Menteri PU Diminta Berani Batalkan SK Mutasi Istimewa

PPK 1.1 Jabar Tutup Lubang Pakai TCM