BPJN Sulut Paparkan Perkembangan Lanjutan Jalan MORR III Manado
BARAK, (Sulut)- Rasa penasaran publik yang disampaikan Komisi III DPRD Sulawesi Utara (Sulut) terkait perkembangan pembangunan jalan Manado Outer Ring Road (MORR) akhirnya terjawab sudah.
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulut yang diwakili Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I, Ir Ringgo Radetyo, ST, MEng IPM ASEAN Eng, dan Kepala Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN), Bayu Idiajir, menjelaskan secara gamblang terkait rencana dan kendala yang dihadapi dilapangan.
Ringgo memaparkan, persoalan lahan masih menjadi kendala utama.
"Masih ada 26 bidang tanah yang belum dibebaskan. 17 bidang di Ring Road III tahap 5, dan 9 bidang di Ring Road III tahap 4," ungkapnya.
Meski demikian, pekerjaan terus dilakukan pada bagian lahan yang sudah dibebaskan, agar capaian progres fisik tetap tercapai.
Sementara untuk progres fisiknya sendiri, lanjutnya, baik untuk tahap 4 maupun 5, masih ada sekitar 6,3 Km yang harus dikerjakan dengan skema Multy Years Contract (MYC) hingga 2027 nanti.
Sedangkan Kepala Satker P2JN Sulut, Bayu Idiajir memaparkan, untuk titik pertemuan Ring Road I dan III ada dikawasan Winangun.
"Di situ nantinya akan dibangun Simpang Winangun tempat pertemuan arus kendaraan dari empat arah, baik dari arah Ring Road I, Tomohon, Kalasey hingga Manado. Akan ada underpass juga dari arah Ring Road I dan III," paparnya.
Selain itu, tambahnya, akan ada pula dua jembatan yang akan dibangun, yakni Jembatan Pineleng I dan II.
"Nanti satu jembatan panjangnya 50 meter, disesuaikan dengan rentang cekungan yang akan dilewati," tandasnya dilansir sulutnews, Rabu (21/10/2025).* (Barak)


Komentar
Posting Komentar