Ruas Mangun Jaya-Muara Beliti Akan Ditangani Dengan Dana SBSN
BARAK, (Sumsel)- Khabar baik datang dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan (Sumsel).
Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Provinsi Sumsel selaku penyelenggara ruas jalan nasional Mangun Jaya-Muara Beliti menginformasikan, kerusakan pada ruas jalan tersebut akan segera ditangani menggunakan dana yang bersumber dari Sukuk Negara.
"Untuk penanganan ruas Mangun Jaya-Muara Beliti, alhamdulillah tahun ini kita dapat alokasi dana dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)," ungkap Kepala Satker PJN Wilayah I Sumsel, H. Alfredo Lukman, dalam keterangan persnya, Selasa (30/09/2025).
Ia berharap, dana Sukuk Negara tersebut bisa digunakan untuk mendongkrak kondisi kemantapan jalan yang sudah hampir hancur total akibat bencana banjir sejak tahun 2024 lalu.
"Sekarang masih dalam proses tender di BP2JK. Rencananya tanggal 07 Oktober 2025 ini sudah penetapan pemenang. Kita berharap bisa mendapatkan PJ yang kompeten, mengingat banyaknya PR dilapangan yang harus diselesaikan dengan baik," ujarnya.
Selama ini, lanjutnya, untuk ruas Mangun Jaya-Muara Beliti hanya teralokasi untuk pekerjaan pemeliharaan. Sementara kerusakan yang harus ditangani sangat besar.
Kerusakan yang terjadi pada ruas Mangun Jaya-Muara Beliti, lebih disebabkan karena tingginya intensitas kendaraan Over Dimension Over Load, mulai dari pengangkut batu bara, batu pecah hingga batu hias dari quary di Muratara.
"Ditambah lagi, hampir sepanjang 100 Km dari ruas Mangun Jaya-Muara Beliti itu merupakan sepadan sungai. Bahkan pada tahun 2024 lalu, dalam satu tahun dua kali terendam banjir, sampai jalannya putus total selama dua minggu setiap kali banjir," jelasnya.
Banjir dan kendaraan, katanya lagi, yang membuat pondasi jalan lemah, sehingga konstruksinya mudah rusak.
"Tapi sampai saat ini, teman-teman PPK terus fight dilapangan, untuk menjaga kondisi jalan tetap fungsional dan tidak sampai terputus dengan segala sumber daya yang tersedia," tandasnya.* (Barak)




Komentar
Posting Komentar