Awas...! Menko AHY Kawal Pembangunan Jalan Lintas Utara Flores
Semoga Tak Jadi Ajang "Cari Untung"
BARAK, (NTT)- Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan komitmennya mengawal pembangunan proyek Jalan Lintas Utara Flores yang menghubungkan Labuan Bajo, di Kabupaten Manggarai Barat dengan Port Reo, di Kabupaten Manggarai.
Hal itu ia tegaskan saat memantau pelaksanaan proyek tersebut di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jum'at kemarin.
"Pekerjaan masih tersisa sepanjang 88 Km yang belum di aspal. Rencananya kita lanjutkan, agar jarak tempuh Labuan Bajo-Port Reo yang semula 6-7 jam menjadi 3-4 jam," ungkapnya.
Selain itu, proyek itu juga dinilai bisa mempermudah mobilitas warga dan angkutan logistik antara Manggarai Barat dengan Manggarai.
"Bersama Kementerian PU, Pemprov dan Pemda, kami sepakat untuk mengawal setiap ada perkembangan yang lebih baik," tegasnya.
Diketahui, pekerjaan itu tengah diusulkan untuk ditangkap secara MYC 2026-2027 senilai Rp 150 miliar.
Jangan Sampai Jadi Ajang Korupsi
Dipihak lain, Koordinator Divisi Investigasi dan Pelaporan Barak, M Deddy H, meminta para pihak terkait serius mengawal rencana pekerjaan tersebut sejak awal.
"Pengawalan perlu dilaksanakan dengan ketat sejak perencanaan, agar tidak jadi ajang "cari untung", baik saat perencanaan (design) hingga pelaksanaan dan serah terima," tegasnya.
Ia menegaskan, setiap pekerjaan wajib membawa nilai manfaat dalam waktu yang lama bagi masyarakat penerima manfaat akhir.
"Jangan sampai perencanaan dan pelaksanaannya asal-asalan, sehingga nanti merugikan negara dan masyarakat penerima manfaat," tandasnya.* (Barak)

Komentar
Posting Komentar