Berlumpur, Inilah Kondisi Terkini Jalan Nasional Malinau-Krayan
BARAK, (Kaltara)- Kepedulian pemerintah pusat dalam pemerataan pembangunan infrastruktur kembali di uji. Pasalnya, masih ada beberapa ruas jalan nasional yang masih berupa tanah dan berlumpur saat musim penghujan.
Sebut saja ruas jalan nasional Malinau-Krayan di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).
Dengan kondisi jalan yang masih berupa tanah, bukan hanya mimpi menyambung konektivitas antara wilayah yang tidak tercapai, tapi lebih dari itu, ribuan warga negara pun harus rela menjalani kehidupan sehari-hari dalam ketertinggalan (ketinggalan jaman- red). Kondisi ini pun sudah berlangsung sejak dahulu kala.
Sejak lama, pemerintah daerah telah menyampaikan kepada pemerintah pusat lewat Kementerian Pekerjaan Umum (PU), jika peningkatan jalan nasional Malinau-Krayan menjadi kunci bagi percepatan pembangunan peradaban yang lebih baik.
Dengan kondisi seperti sekarang, bukan hanya pasokan logistik yang terganggu, tapi mobilitas masyarakat dalam menjalani rutinitas keseharian pun sama.
"Kuncir ada pada ruas jalan nasional Malinau-Krayan. Jika jalan ini bisa fungsional sepanjang tahun, maka pembangunan kawasan pedalaman pun jadi lebih mudah," ujar Camat Krayan Induk, Roni Firdaus, Sabtu (15/11/2025).
Ia pun hanya bisa berharap pemerintah pusat bisa meningkatkan kualitas jalan Malinau-Krayan, untuk memastikan pembangunan bisa berlangsung tanpa hambatan.
Seperti diketahui, sejak dahulu, kondisi jalan antar Kecamatan dan desa di wilayah Krayan Raya masih berupa tanah. Saat hujan, jalan jadi sangat sulit dilewati, berubah jadi lumpur.
Jika saja ruas jalan nasional Malinau-Krayan bisa fungsional sepanjang tahun, maka pembangunan kawasan pedalaman bisa dilaksanakan tanpa hambatan, terutama bagi pasokan logistik, dan bahan kebutuhan pokok.* (Barak)

Komentar
Posting Komentar