BPJN Aceh Perbaiki Jalan di Aceh Barat & Gayo Lues


BARAK, (Aceh)- Jelang musim mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, jajaran Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh terus melakukan perbaikan disejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan.

Seperti yang terpantau sejak Senin (10/11/2025) kemarin, perbaikan mulai dilaksanakan disekitaran Desa/Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat.

Mendapati kondisi jalan yang berlubang dan berpotensi membahayakan pengendara, Satker/PPK terkait langsung turunkan tim lengkap dengan material dan peralatan untuk melaksanakan pemeliharaan rutin.

Usman, salah seorang pekerja mengatakan, proses perbaikan (patching-red) pihaknya lakukan sejak pagi hari. Penanganan diutamakan pada titik-titik krusial.

Kondisi jalan yang selalu ramai dengan lalu-lalang kendaraan, membuat para pekerja terlebih dahulu memasang rambu-rambu peringatan sebelum pekerjaan mulai dilaksanakan.

Meskipun arus kendaraan sempat tersendat, namun berkat kesigapan para petugas, arus lalu lintas pun kembali lancar dan tidak sampai terjadi kemacetan.

Perbaikan itu diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam berkendara, terlebih tak lama lagi akan memasuku musim mudik Nataru.

Penanganan Longsoran


Tak hanya di Aceh Barat, jajaran BPJN Aceh juga melakukan perbaikan jalan nasional di Gayo Lues, tepatnya ruas Aceh Tenggara-Gayo Lues.

Pada titik ini, akses jalan diberlakukan sistem buka-tutup untuk memperlancar proses pekerjaan yang sedang berlangsung.

Pengendara yang akan melintas menuju Kutacane ataupun Blangkejeren diminta berhati-hati, karena perbaikan jalan sedang dilaksanakan disekitaran Desa Singgah Mulo (air panas- red).

"Disini diberlakukan sistem buka-tutup selama beberapa hari untuk memperlancar pekerjaan pengerukan material yang menutupi badan jalan," ungkap salah seorang pekerja dilokasi.

Lantaran material longsoran yang menutupi badan jalan terdiri dari bebatuan dan tanah, maka pekerjaan pembersihan badan jalan harus dilakukan dengan hati-hati.

"Kami harap masyarakat berhati-hati saat melintas," ujarnya dilansir alabaspos, Selasa (11/11/2025).

Pekerjaan penanganan longsoran tersebut dilaksanakan oleh PPK 3.4 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah III Aceh, sejalur dengan pekerjaan disekitaran Desa Meloak, Kec Putri Betung.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Menteri PU Diminta Berani Batalkan SK Mutasi Istimewa

PPK 1.1 Jabar Tutup Lubang Pakai TCM