Jelang Nataru, Jalan Nasional Ciamis-Cirebon Dikhawatirkan Putus

Kerusakan Sudah Terdeteksi Sejak Beberapa Bulan Lalu


BARAK, (Jabar)- Pasca runtuhnya separuh badan jembatan Cikaleho, jalan nasional Ciamis-Cirebon dikhawatirkan putus.

Kekhawatiran semakin menguat, lantaran jalur tersebut selalu dipadati berbagai jenis kendaraan setiap harinya, terlebih sebentar lagi memasuki musim Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Diketahui, Sabtu (08/11/2025) pagi, separuh badan jembatan Cikaleho di Desa Buniseuri l, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis runtuh.

Arus lalu lintas pun terpaksa harus diberlakukan sistem buka tutup, dan separuh badan jembatan yang runtuh di tutup menggunakan terpal.

Sebagai langkah awal, selain pemasangan terpal dan rambu peringatan, pihak Satker/PPK terkait juga telah mengantisipasi kerusakan melebar dengan memasang karung berisi pasir.

"Kejadiannya sekitar pukul 04:00 WIB saat hujan lebat. Sepertinya jembatan tak kuat menahan derasnya banjir, akhirnya runtuh," ungkap Tatang, salah seorang warga sekitar.

Sebelum runtuh, lanjutnya, tanah pada sisi bawah jembatan terkikis air. Kondisi itu sebenarnya sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu.

Sementara Camat Cipaku, Raden Henriana, berharap Jembatan Cikaleho segera diperbaiki, lantaran jalur tersebut merupakan urat nadi perekonomian warga.

"Kami berharap langsung diperbaiki, karena jalan nasional ini jalur vital bagi perekonomian warga," ujarnya dilansir koran.pikiran.rakyat, kemarin.

Menanggapi hal itu, PPK 3.4 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah III Jawa Barat (Jabar), Ryan menjelaskan, pihaknya sudah melakukan penanganan sementara agar kerusakan tidak semakin melebar.

"Kami sudah pasang terpal, rambu peringatan  hingga tanggul penahan sementara. Sementara masih menunggu alat berat juga, agar penanganan bisa maksimal," ucapnya.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Menteri PU Diminta Berani Batalkan SK Mutasi Istimewa

PPK 1.1 Jabar Tutup Lubang Pakai TCM