BPJN Sumsel Pastikan Ruas Sekayu-Lubuklinggau Ditangani Awal 2026


BARAK, (Sumsel)- Kerusakan pada ruas jalan nasional Sekayu-Lubuklinggau di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) dipastikan mulai ditangani pada awal TA 2026.

Kepastian itu didapati saat Gubernur Sumsel Herman Deru bersama Bupati Musi Banyuasin M Toha Tohet turun langsung meninjau kerusakan yang dikeluarkan warga tersebut.

"Ruas Sekayu-Lubuklinggau merupakan jalan nasional. Penanganannya akan dilakukan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumsel mulai awal TA 2026 nanti," ungkap Herman Deru, kemarin.

Peninjauan dilakukan pada titik krusial di Desa Sugirawas, Kecamatan Babat Toman.

Gubernur menegaskan, dirinya bersama Bupati turun langsung sebagai bentuk respon cepat terhadap keluhan warga yang disampaikan lewat media sosial.

Bupati Toha sendiri, menyampaikan apresiasi atas dukungan Gubernur Herman Deru terhadap pembangunan infrastruktur diwilayahnya, termasuk mendorong penanganan ruas Sekayu-Lubuklinggau yang merupakan akses vital bagi pergerakan roda perekonomian masyarakat lokal.

"Jalan ini sangat penting bagi mobilitas masyarakat dan pergerakan ekonomi daerah. Terima kasih atas perhatian Gubernur," ujarnya.

Bupati juga menegaskan komitmen pihaknya untuk terus berkoordinasi dengan Pemprov dan pemerintah pusat, agar proses perbaikan ruas Sekayu-Lubuklinggau nanti bisa berjalan dengan baik.

Pada kesempatan tersebut, nampak PPK 1.4 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Sumsel, Ahmad Fathur Rahman mendampingi Gubernur, Bupati, Anggota DPRD Muba Indra Kusuma, Kadis PUPR Muba Rudianto dan unsur Forkopimcam yang hadir.

Fatur dengan baik menjelaskan tentang proses menuju penanganan ruas Sekayu-Lubuklinggau yang tengah ditempuh pihak BPJN Sumsel.

Sebelumnya, BPJN Sumsel juga telah menegaskan komitmen pihaknya untuk memulai penanganan kerusakan ruas jalan nasional Sekayu-Lubuklinggau pada awal TA 2026.

Semula, penanganan dilakukan pada TA 2025, namun tertunda dengan adanya efisiensi anggaran.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Menteri PU Diminta Berani Batalkan SK Mutasi Istimewa

PPK 1.1 Jabar Tutup Lubang Pakai TCM