BBPJN Jatim-Bali Raih Nilai IKM Dengan Predikat Sangat Baik

IJD Tuntas, PKT pun Terus Berjalan


BARAK, (Jatim)- Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali berhasil meraih nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) pada triwulan II tahun 2025 dengan predikat sangat baik (A).

Predikat ini sejalan dengan upaya BBPJN Jatim-Bali dan seluruh jajaran Satker/PPK dibawahnya, yang terus meningkatkan kualitas layanan infrastruktur jalan dan jembatan, baik yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, maupun jalan daerah lewat skema Inpres Jalan Daerah (IJD).

Capaian nilai IKM 93,07 tersebut, merupakan hasil penilaian dari sembilan unsur pelayanan yang menunjukkan komitmen BBPJN Jatim-Bali dalam penyediaan layanan infrastruktur terbaik, profesional dan berintegritas.

Balai pun menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan masyarakat, dan menegaskan komitmen terus memberikan layanan terbaik.

IJD Ruas Made-Plembon Rampung


Pada bagian lain, PPK 4.5 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Jatim berhasil merampungkan pekerjaan preservasi ruas jalan Made-Plembon di Kabupaten Lamongan lewat skema Inpres Jalan Daerah (IJD).

Penanganan jalan sepanjang 2,45 Km tersebut berhasil dieksekusi dengan baik dalam masa kontrak selama 55 hari kalender.

Pekerjaannya sendiri meliputi penerapan struktur perkerasan berbutir dan perkerasan beton semen, serta pelebaran jalan dari STA 0+000 hingga STA 0+550 selebar 7, 2 meter, dan dari STA 0+550 hingga akhir selebar 6,0 meter.

Dengan telah dimanfaatkannya ruas jalan tersebut, diharapkan semakin memperlancar mobilitas dan keselamatan masyarakat pengguna jalan, sekaligus memberikan nilai manfaat yang nyata bagi masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan, baik di Kab Lamongan maupun daerah-daerah sekitarnya.

IJD Ruas Kedungdung-Bringkoning Tuntas


Begitu pula dengan IJD ruas Kedungdung-Bringkoning di Kabupaten Sampang yang telah dituntaskan oleh PPK 3.3 pada Satker PJN Wilayah III Jatim.

Pekerjaan pelebaran jalan sepanjang 1,5 Km selama 57 hari kalender tersebut, menggunakan struktur rigid pavement dan pelebaran jalan menjadi 7 meter termasuk bahu.

Dengan telah berfungsinya jalan yang dibangun, diharapkan mampu meningkatkan kelancaran mobilitas, keselamatan pengguna jalan dan membawa dampak positif bagi masyarakat luas.

PKT Terus Berjalan


Tak hanya IJD, pelaksanaan program Padat Karya Tunai (PKT) juga terus dijalankan oleh seluruh Satker dibawah BBPJN Jatim-Bali.

Terkini, PPK 2.5 pada Satker PJN Wilayah II Jatim, menyelenggarakan program PKT pada ruas Batas Kota Ngawi-Kabupaten Madiun, jalan Dr H Soekarno di Ngawi, dan pada ruas Batas Kab Ngawi-Batas Kota Caruban.

Adapun item pekerjaan terdiri atas pengendalian tanaman dan pembersihan saluran drainase untuk memastikan fungsi jalan tetap optimal, mencegah genangan air, sekaligus meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Lewat program PKT, perawatan jalan tidak hanya sebatas menjaga keberlanjutan infrastruktur, tapi sekaligus memberdayakan tenaga kerja lokal, meningkatkan daya beli masyarakat, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap aset jalan nasional.* (Barak)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutasi 520 Pejabat PU Patut Dievaluasi

Menteri PU Diminta Berani Batalkan SK Mutasi Istimewa

PPK 1.1 Jabar Tutup Lubang Pakai TCM