Kerap Dilintasi Truk Odol, Menteri PU Khawatir Jembatan Bailey Ambruk
BARAK, (Jakarta)- Aktivitas kendaraan Over Dimension Over Load (Odol) yang sering melintasi Jembatan Bailey yang dibangun pasca bencana di Sumatera, membuat Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo khawatir. Pasalnya, tonase kendaraan tidak sebanding dengan kemampuan jembatan yang dibangun.
Menteri mengatakan, truk-truk Odol kerap melintasi Jembatan Bailey saat malam hari. Sementara batas beban jembatan maksimal hanya 20 ton.
"Saya sangat khawatir dengan keadaan ini. Truk-truk Odol itu biasanya melintas saat malam hari," ujarnya dalam Rakor membahas progres penanganan bencana Sumatera di Jakarta, Senin (26/01/2026) kemarin.
Meskipun pemerintah telah memberi keterangan soal batas maksimal kendaraan yang boleh melintas, namun tetap saja dilanggar.
"Sudah ada pengumuman batas maksimum yang boleh melintas, tapi saat malam hari, banyak kendaraan angkutan BBM, Elpiji, kebutuhan pokok dan lainnya melintas. Kami sudah sering mendapat komplain soal ini," ungkapnya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, tambahnya, pihaknya sudah mulai membangun jembatan-jembatan permanen disejumlah titik krusial.* (Barak)

Komentar
Posting Komentar